Banyak Nama

Malam ini karena satu dan lain hal saya sholat isya, tarawih dan witir sekaligus di rumah. Sendirian. Tak seperti biasanya abis sholat kali ini saya duduk berdoa lebih lama. Ada nama-nama yang saya tambahkan ke doa-doa saya.

Duduk menguntai doa dan menyebut nama satu per satu. Saya tambahkan ke nama saudara yang ini, yang itu. Lanjut kawan yang ini kawan yang itu. Lalu tetua yang ini dan yang itu. Terus saya telusuri nama2 yang teringat yang ingin saya doakan. Lutut saya rasanya lengket dengan sajadah.
Continue reading

Advertisements

Selamat Datang Ya Ramadhan

Esok atau lusa, kita umat muslim akan berjumpa kembali dengan bulan suci. Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan. Bersyukur bisa kembali memiliki kesempatan untuk kembali merasakan ramadhan (mudah2an sampai selesai) walau ada sedikit rasa kehilangan karena kembali Ramadhan tanpa kehadiran sebagian anggota keluarga.

Ini tahun kedua keluarga saya tak berpuasa bersama almarhum bapak. walau selepas puasa tahun lalu tentunya saya sedikit terlatih, namun rasa kehilangan tentu saja masih melekat kuat. Tahun ini pula saya kehilangan 1 orang mamang (adik laki-laki bapak) yang meninggal 1 April 2013 dan 1 uwa (kakak perempuan bapak) yang meninggal 31 Mei 2013. saya dan sepupu2 rasanya dalam tahap adaptasi hidup tanpa sebagian orang tua. Dua orang dosen saya pun meninggal dunia tahun ini. masing2 alm Pak Dinarwan yang meninggal 22 februari 2013 dan alm Pak Sobari yang meninggal 2 pekan lalu. Semoga Allah merahmati para almarhum dan almarhumah dengan kebaikan. Amin.

Continue reading

Berpetualang ke Kebun Teh Cianten – Kabupaten Bogor

image

Hari Sabtu kemarin saya, mamah, keponakan kecil (Rafa, 2,5th), sepupu (Nadia 3SMA dan Nunu 1SMA) plus bibi saya berkunjung ke rumah kakak laki2 saya di Desa Ciasmara – ParaBakti Kab Bogor. Walau kakak laki-laki saya adalah pegawai negeri sipil di kawasan Pemda Kabupaten Bogor di Cibinong, dia tinggal sejauh ini karena kebetulan kakak ipar saya adalah seorang bidan desa di puskesmas setempat.

Lokasi Desa Ciasmara sendiri kira2 sekitar 2,5 jam dari rumah saya di tengah Kota Bogor. Melewati kampus IPB ke arah Leuwiliang, sesampainya di pertigaan belokan cemplang kami berganti angkutan umum ke arah kiri hingga tiba di Puskesmas Ciasmara.

malam itu kami menginap disana. Malam itu hujan turun dengan derasnya. Suasana dingin lengkap ketika obrolan dilengkapi oleh gorengan dan teh panas. Pagi2 kami pun berjalan kaki melihat-lihat sekitar mencari sarapan pagi.

Continue reading