Tas Kantong Lipat

image

Kawan saya di kampus tempat mengajar, Mbak Fana pernah mengajak saya ke giant supermarket selepas kami membeli beberapa barang. Saya lupa membeli apa, tapi sepertinya buku2 dari gramedia.

Berhubung teman yang satu ini pulangnya ke Jakarta dan naik bis, menenteng beberapa plasti belanjaan tentu lah merepotkan. Ternyata dia beli tas kantong keluaran giant untuk jadi kantong belanjaan tadi.

Besok2nya saya sempat beli satu saat pergi sendirian. Kantong2 tambahan sepertinya bermanfaat jika selalu berada di dalam tas kita. Menjaga kemungkinan ada barang bawaan tambahan ketika berpergian.
Continue reading

Advertisements

Menganalisa Tulisan Tangan

image

Hari Selasa lalu tepatnya pas libur hari nyepi, 12 Maret 2013 saya mengikuti satu sesi yang ditawarkan oleh Deborah Dewi (Graphologist Indonesia – akun twitter @deborahdewi) untuk mengikuti analisa tulisan tangan. Berhubung saya memenuhi syarat untuk dapat ikut serta yaitu berusia 25 – 35 tahun dan pengguna salah satu merk smartphone saya pun mengajukan diri dengan mengirim email.

Tak lama email pun berbalas dengan datangnya sebuah form isian yang satu diantaranya adalah kolom dimana kita harus menulikan tulisan tangan kita. Saya pun melengkapi form tersebut dan mengirimkannya kembali hingga saya akhirnya mendapatkan konfirmasi salah satu seat dalam sesi itu adalah milik saya.
Continue reading

Rindu Bapak Edisi Dengerin Broken Vow

I let you go….I let you fly.. how do I keep on asking why…

Lagu Broken Vow – Josh Groban ini sekalipun liriknya gak berkaitan tapi dengerinnya teringat perpisahan ama alm bapak. Lagu ini mengalun sepanjang perjalanan konvoi menuju pemakaman mengantarnya ke peristirahatan terakhir.

Malam ini seakan sengaja ingin menyayat hati sendiri, saya mendengarkannya beberapa kali. Seperti biasa, air mata pun mengalir deras. Ini seperti lagu pengantar perpisahan.

Rindu sekali ke alm bapak. Sebegini lemahkah saya menyembuhkan diri sendiri, tapi rasanya saya orang paling terluka atas kepergiannya.

Jauuuuh…..jauuuuuh….hilang dan tak nampak.

Kehilangan sosok bapak, kehilangan terbesar dan tersedih sepanjang saya hidup sampai saat ini. Rindu tak bertepi dan mungkin tak akan ada henti.

Makin Menjamur (Resah Liat Sekelompok Anak Muda di Angkutan Umum)

MAKIN MENJAMUR

Mereka bertatto, bajunya ketat warna hitam tanpa lengan. Celana mereka biasanya ketat, bersepatu semacam boot. Rambutnya seringkali kemerahan, telinganya ditindik bahkan ada yang bolong saking antingnya besar.

Awalnya mereka sedikit, hanya beberapa orang saja di sekitar tugu kujang. Makin hari rasanya makin banyak. Di Tugu kujang aja mulai banyak, di kawasan taman topi juga ada. Penumpang angkot lain bercerita mereka juga melihat di kawasan pasar anyar.

Orang lain mau bergaya dan menciptakan identitas diri masing-masing dan berkelompok dengan ciri khas tertentu tentu saja tidak dilarang. Namun lain ceritanya, harus lain ceritanya jika aktivitas mereka mengusik kenyamanan orang lain.
Continue reading