OVER THINKING

image

Kita kadang terkejut saat menyadari begitu mudahnya diri kita terganggu. Cukup dengan terlalu banyak tidur, terlalu lama bermain gadget dan saat dalam posisi merebahkan diri tiba – tiba saja kita merasa diri kita kosong dan hampa. gue merasakannya di pergantian hari di akhir tahun kemarin. memutuskan istirahat (terlalu banyak istirahat) membuat kita terlalu banyak waktu untuk diam.

Pada saat diam itulah ketenangan yang semestinya muncul malah tergantikan dengan segala pikiran yang tiba-tiba berkecamuk. Dalam sebuah buku gue menemukan kalimat bahwa pada saat kita berusaha mengosongkan pikiran justru itu menjadi pemicu semua pikiran menjadi datang. Banyak diam justru memberikan kita waktu untuk berpikir terlalu banyak, mencemaskan segala sesuatu yang belum terjadi, menyesali yang pernah terjadi dan berasumsi bahwa orang lain melakukan sesuatu karena ini dan itu.

Continue reading

Advertisements

LiburanKu Sayang Liburanku Malang

Sejak jadi pegawai pemerintah daerah tahun ini, jam kerja gue sedikit berubah. Dari yang leluasa dengan waktu luang, pekerjaan baru bikin gue punya jam kerja baku dan rutin. jam 7 pagi sampe 4 sore, selama 5 hari dalam seminggu. Gak gitu berat sebenernya karena jam kerjanya masih wajar. yah sesekali lembur sampe melewati magrib di kantor atau masuk di hari sabtu atau minggu saat pekerjaan banyak rasanya masih masuk toleransi.

Masalahnya adalah waktu gue juga tersita juga dengan pekerjaan sampingan lama gue yang gak gue lepasin. ngajar *_* jadi sebubarnya jam kantor sekitar jam 4 sore, gue akan pergi mengajar les 2 bahkan 3 murid dalam 1 hari di tempat berlainan. jadi baru sekitar jam 9 malam gue bisa tiba di rumah. heboh dengan tas berbiji – biji yang isinya segala barang keperluan dari jas hujan, jaket, buku, payung, helm, dll.

Continue reading

PMS Memicu Drama

Andaikan aja PMS adalah sebuah danau, rasanya hari – hari ini saya sedang kecemplung ke danau itu dan kesulitan untuk berenang sampai lelah menepis air (nah bahkan kalimat pertama posting ini aja udah drama banget. harap maklum)

Gak seperti beberapa perempuan lain yang saat datang bulan suka mengalami gangguan fisik macam kram perut, sumilangen, ngilu2,dll kalo saya agak jarang terganggu secara fisik seperti itu. yah paling banter gangguan mood. kadang sedikit emosional, kadang jadi pemurung, kadang jadi sensitive, kadang terlalu antusias kadang terasa biasa – biasa aja. (kok berasa bipolar ya…?) tapi kan ini gangguan yang terjadi di waktu – waktu tertentu aja dan gak berubah – ubah dalam waktu singkat- (bela diri).

Continue reading

Banyak Nama

Malam ini karena satu dan lain hal saya sholat isya, tarawih dan witir sekaligus di rumah. Sendirian. Tak seperti biasanya abis sholat kali ini saya duduk berdoa lebih lama. Ada nama-nama yang saya tambahkan ke doa-doa saya.

Duduk menguntai doa dan menyebut nama satu per satu. Saya tambahkan ke nama saudara yang ini, yang itu. Lanjut kawan yang ini kawan yang itu. Lalu tetua yang ini dan yang itu. Terus saya telusuri nama2 yang teringat yang ingin saya doakan. Lutut saya rasanya lengket dengan sajadah.
Continue reading

Good Bye Cokie (Si Kucing Coklat pun Mati)

Cokie adalah kucing blasteran entah apa dengan apa. Saya gak begitu faham urusan kucing. Suatu hari si Cokie mendadak jadi bagian dari lingkungan rumah saya ketika cokie kecil jadi kucing peliharaan dan kesayangan anak perempuan di rumah sebelah.

Kebayang dong kucing kecil, gumincir orang Sunda bilang. Kami tetangga pun mulai terbiasa dengan kehadiran cokie yang bulu tubuhnya seluruhnya coklat dengan gradasi coklat lebih tua di bagian kuping dan bagian tertentu.

Hingga anak perempuan rumah sebelah pun lulus sekolah dan lanjut kuliah, cokie dirawat oleh ibu pemilik rumah sebelah. Satu waktu suami si ibu pensiun dan berencana lebih banyak menghabiskan waktunya beristirahat di kampung halamannya di Cimahi Bandung. Cokie yang mulai tak terperhatikan diwacanakan untuk diberikan atau disimpan dipasar.
Continue reading

Makan Sendirian

image

Kamu pernah makan sendirian di tempat umum? Restoran barangkali? Gerai fast food? Warung bakso? Mie ayam? Saya sih pernah, sering juga sih. Masalah? Enggak lah.

Tapi Kamis sore kemarin tumben2 rasanya kok lain. Duduk sendirian di salah satu restoran menjelang petang, menikmati teh dan sepiring kentang goreng saya kok merasa patah hati. Haha. Konyol tapi serius. Semacam perasaan sendiri dan seseorang yang saya tunggu tak datang menampakan hidungnya. (Yeaaah imajinasi seringkali membuat dramanya sendiri)
Continue reading

Bawalah Cintaku

Lagi suka ama lagu ini..

BAWALAH CINTAKU – Afgan

Sumpah …
tak ada lagi kesempatan untuk ku
Bisa bersamamu…

Kini ku tau bagaimana cara ku
Untuk dapat trus denganmu

Reff:
Bawalah pergi cintaku
Ajak ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta

Di sini ku pun begitu
Trus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan
Kita nanti

Dengerinnya sambil meratapi cinta yang buntu dan rindu yang terus hidup *_*