Kutukan Tidur siang

tidur siang

Huaaaa…. bener2 kesel ama perasaan setelah tidur siang. Entah sejak kapan begini, mungkin aja sejak kecil.

Tahukah kalian? kalo anak2 kecil yang bangun tidur suka nangis mencari mamanya? atau anak kecil yang ketika tidur ditemani oleh orangtua dan ketika bangun tidak ada siapa2 tau2 menangis keras. Sang mama pun terpogoh – pogoh berlari ke kamar lalu menggendong. Si anak butuh beberapa waktu dulu untuk merasa stabil dan mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Gak jarang matanya pun membengkak perpaduan antara tanda bekas tidur dan bekas airmata.

saya pun begitu, duluu sekali. setidaknya saya mempunyai ingatan turun dari tempat tidur dan keluar kamar sambil menangis dan mencari dimana mama saya berada. Sialnya, saya merasakan hal serupa hingga saat ini, dimana saya sudah dewasa. Saya tidak tau bagaimana jelasnya perasaan anak2 kecil ketika bangun siang, namun saya tau bahwa saya tidak menyukainya. sangaaat tidak suka….

Dulu ketika SMA saya sering sekali tidur siang. Pulang sekolah jam 1 saya ada waktu untuk tidur siang hingga pukul 3 lewat dan selanjutnya pergi les ke sebuah bimbingan belajar pukul 4 sore. Ada hari dimana saya tidak ada jadwal les ketika bangun siang dan diluar hujan, kamar saya yang kala itu selalu tidak lepas dari suara lagu dari radio membuat saya pilu. sedih sekali perasaannya. Aneh ya? saya merasa sendirian, apalagi kalau ternyata tidak ada orang di rumah. Merasa sebatang kara, merasa ketinggalan dunia dalam beberapa jam. sendu banget.

Tampak aneh? tapi jangan sangsikan .. saya benar2 merasakannya. Namun ketika saya tidur karena terlalu lelah terkadang malah merasa bugar dan fit. entahlah…

Siang ini, tadi saya tertidur tak sengaja ketika sedang menonton lanjutan drama korea di kamar. tak sengaja saya malah tertidur untuk beberapa puluh menit. Mama saya sedang menonton televisi di ruang tamu. Saya kembali merasakan perasaan sendu tadi😦 Mendadak sebatang kara. Saya bayangkan dimana teman – teman saya? tidak ada disini. Beruntung ada mama di rumah. Lalu saya malah berfikir, beruntung saya masih ada orangtua. bagaimana nanti saat saya tidak memiliki mereka? siapa yang menemani di dunia? Saya tak mampu mengenang orang2 kesayangan saya pergi.

bener kaaaaan? selalu mancing perasaan2 sendu. tidur siang kadang saya hindari agar tidak merasakan ekses semacam ini. Ketika di rumah kawan saya pun beberapa bulan lalu saya menahan diri untuk tidak ikut tidur siang. huaaa gk kebayang deh rasanya…

Dulu ketika SMA saya sedih bangun siang sendirian saya duduk memandangi kaca jendela dan hujan. terlintas di kepala saya untuk mempunyai banyak anak suatu hari kelak. 7 anak yang saya pikirkan saat itu. Siang ini juga, kembali terpikir kesana. Ketika tadi saya buru2 mandi untuk mengusir rasa sendu saya mendadak merasa harus segera menikah dan berusaha memiliki 12 anak. huaaa saya tidak suka kesepian, mungkin anak banyak akan memeriahkan hidup saya yang memang selalu diramaikan banyak teman.

Suatu hari nanti, ada kalanya mungkin saya hidup dengan keluarga saya sendiri. Tanpa ayah ibu, tanpa akang dan teteh yang juga sibuk dengan keluarganya masing2. Mungkin ini yang dikatakan menikah bukan hanya menyatukan 2 cinta dan hati, mungkin banyak faktor lain yang mendorong kita untuk menikah.

Ah, saya benci tidur siang. Selalu menjebak saya ke kumparan kesenduan yang melilit saya ditengah hari bolong. Melemahkan saya oleh pikiran yang tidka sepenuhnya nyata. Tidur siang, saya selalu tidak suka suasana sesudahnya…

silly but its true

7 thoughts on “Kutukan Tidur siang

  1. saya jg prnah merasakannya hal yg hampir sama,dimana saat saya bangun tidur,saya merasa kesepian, saya tidak menenali diri saya sendiri..& ada jg bbrp memori yg hilang..sampai skrg saya msh tidak tahu,perasaan apa itu? apa ada yg tau & bgmn solusinya? terima kasih..🙂

    • oh saya gk sampe ilang memori. kalo kesepian saya juga tau rasanya. sungguh gk enak ya…

      solusinya? jangan tidur siang kali🙂

      atau tenangin diri kalo semua itu hanya perasaan kita aja gitu. mungkin berhasil.

  2. Saya juga sering merasakan seperti itu, tiba dunia ini menjadi sepi dan semua orng pergi meninggalkan saya..
    Aneh ya, apa perasaan seperti itu bnr2 yg di sbut sebagai kutukan tidur siang??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s