PEMUDA NEGARAKU SAKIT

pemudaBangun pemudi pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah


Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

 

 

Bulan Oktober ini, kalau saja tidak diingatkan oleh acara – acara TV atau status teman – teman di facebook hampir melupakan bahwa hari itu adalah hari sumpah pemuda. Lain ketika saya masih rajin menulis diary dikala remaja, hampir setiap tanggal menulis saya juga mengucapkan sesuatu terhadap hari nasinal yang jatuh pada hari bersangkutan.

Di hari dan peringatan sumpah pemuda ini, di minggu yang sama saya justru malah diperlihatkan kepada anak – anak muda yang berkeliaran di jalanan dengan kondisi jiwa yang memprihatinkan. sedihnya…

Continue reading

Advertisements

Hey, Kurang dooong (Bayar angkot)

angkot kota bogor Kemarin siang saya mengalami hal lucu ketika menuju ke salah satu rumah seorang kawan. Kejadiannya adalah saat saya berada di dalam sebuah angkutan umum bersama 2 pelajar SMP yang turun lebih dulu dari saya. Kedua anak smp laki – laki ini tampak bongsor, tinggi namun wajahnya tetap menunjukan kepolosan.

Dalam perjalanan, saya memutuskan membuka sebuah buku yang memang baru setengah saya habiskan. Perhatian saya teralihkan ketika si supir memanggil kembali karena si anak 2 tadi ketika turun hanya membayar 2000 untuk mereka berdua.

“kurang dong de…seribu lagi”

si supir berusaha mengklakson kedua anak tadi. Anak yang satu protes ke temennya mengapa bayar angkot sampe kurang, mungkin dia merasa malu. Akhirnya anak yang lebih tinggi kembali dan memberikan uang 5000 rupiah kepada si supir dan mendapat kembalian 4000 rupiah. Angkot pun melaju, dan dari ujung jendela angkot sesaat ketika saya akan kembali membuka buku yang tadi saya tutup sejenak saya lihat kedua anak tadi agak lompat kegirangan, terseyum dan memperhatikan lembaran – lembaran uang yang berada di tangan. saya pikir pastilah kembaliannya kelebihan.

Continue reading

Kala Stranger Menyapa

Say No to a Stranger sebenernya gak terlalu sering saya dengar diantara berbagai petuah sang ibu sejak saya kecil. Entah keluarga saya saja apa memang umunya di Indonesia seperti itu. Kami lebih sering mendengar petuah:

ayo rajin ngaji…!

atau

yang rajin belajar ya..

dan semacamnya. Yang jelas aturan untuk curiga kepada orang yang tidak di kenal lebih sering saya liat dari drama luar negeri yang biasanya sang ibu akan berbicara seperti itu kala akan meninggalkan anak seorang diri di rumah atau sesampainya mengantar ke sekolah.

Kalo di fikir – fikir iya juga sih, zaman sekarang sebaiknya mangajarkan anak – anak kecil juga remaja bahkan kita sendiri untuk selalu ingat untuk tidak terlalu terbuka terhadap orang “asing”. Banyak kasusu penculikan anak, perdagangan manusia yang terjadi pada remaja, atau pun hipnotis aksi si perampok terhadapa orang dewasa..semuanya umumnya karena orang tak di kenal.

Continue reading

Sayonara JK

solusi JK

solusi JK

Satu hari yang lalu, ternyata pekerjaan saya di kampus hari itu selesai pukul setengah satu siang. hm..ada janji beranjangsana dengan teman – teman ngajar di tempat les pukul 3 sore. nanggung kalo mau ke mall nunggu mereka selesai ngajar kelamaan. Jadi saya pun pulang untuk sekedar berganti alas kaki yang lebih nyaman dan menyimpan berkas – berkas ujian yang berat juga kalo di bawa – bawa main hingga malam. Gak lupa untuk mampir dulu ke rumah nenek, siapa tau ada kabar kabur yang belum di serap kuping.

Lagi duduk berleha – leha saya liat di meja ruang tamu nenek saya tergeletak buku tentang pak JK a.k.a Jusuf Kalla yang pada minggu ini resmi tidak lagi menjabat sebagai wakil presiden negara Indonesia. Hm, sempet saya tau milik siapa buku2 yang bertebaran di rumah itu. Pastilah punya ua saya yang saya tau beliau, istrinya, bahkan mama saya para pendukung dan pengagum JK. Buku itu pun tergeletak disana karena sedang di baca oleh mama saya.

Continue reading

Ujian

ujian

ujian

Huaaa…seminggu ini kelas – kelas yang saya pegang lagi kuis. walhasil, setiap hari kerjanya duduk ngawasin mereka ujian biar gak nyontek. hm…jemu oh jemu nian. walau gak capek nerangin materi tapi lumayan bete juga kalo bibir ini terkatup lama. he3.

Liat mereka ujian jadi inget kelakuan dulu saat ujian juga. Di  kampus waktu saya masih kuliah dulu, paling nyenengin tuh duduk di area depan. hi4, bukan apa2…di belakang tuh suka berisik. kadangkala ada beberapa anak yang nekat kasak kusuk dan itu ganggu konsen.

Continue reading

Ice Cream & Hujan Es di Bogor (again)

ice cream

ice cream

Hari Sabtu lalu  saya mengiyakan permintaan teman saya Wida untuk bertemu di Botani square sore hari. Setelah kami batal pergi bersama ke acara pers screening yang mengundang si kawan untuk mewakili tabloid tempat ia bekerja paginya, akhirnya kami sepakat bertemu untuk sekedar mengobrol di sore hari.

Pilihan pertama ketika tiba di mall itu adalah ice cream. Saya awalnya ingin makan yoghurt, namun berhubung Wida punya beberapa lembar voucher diskon 25% maka kami sepakat untuk memilih ice cream bercampur buah – buahan segar yang tampaknya memang enak di makan. Dan lumayan, harganya dipotong 1/4 nya. Mengobrolah kami disana, di mall di kota kami. Tempat paling strategis yang sering kami pilih untuk menjadi tempat ketemuan.

Continue reading

Pekan Budaya Korea

Ulos vs hanbok

Ulos vs hanbok

Hari Kamis lalu tanggal 15 Oktober 2009 saya dengan teman – teman BKCC (Bogor Korean Culture Community) pergi berniat menghadiri acara Konser Pekan Kebudayaan Korea yang diadakan oleh Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia di Usmar ismal Hall, Jakarta. Berdelapan kami pergi sore ditengah hujan itu. Acara akan dimulai pukul 7, namun karena kami sedikit berlama – lama ketika berkumpul di Botani Square Bogor dan ditambah tol dalam kota yang lumayan macet maka terlambatlah kami selama 30 menit.

Fiuh, terancam tidak dapat masuk ke tempat acara mengingat kata salah satu teman orang korea teramat ON TIME. waduh, masih di dalam tol yang merayap padat ada kabar bahwa kami sudah tertinggal 2 pertunjukan pianis. Betul saja, tiba di lokasi kami dinyatakan tidak dapat masuk karena kami terlambat. mungkin jika semua bebas lalu lalang akan mengganggu kekhusyukan acara. beneran neh…hanguk saram bener2 on time dan tegas. Jangankan kami, ada sekeluarga warga korea asli saja tetap harus menunggu dan baru diizinkan masuk ketika ada break sejenak.

Continue reading