Mimpi Pembawa Kabar

Saya lupa kapan tepatnya, mungkin akhir bulan lalu atau sebelumnya. Saya mimpi seseorang duduk di sebelah saya dan mengatakan sesuatu kabar yang terjadi dalam kehidupannya. Duduk dekat sekali…

Pagi hari saat saya bangun saya sadar bahwa apa yang disampaikannya itu belum kejadian. Saya menuliskannya di menjadi twit secara samar dan berniat untuk meng-klik fav untuk memastikan twit tersebut tersimpan sebagai bukti. Namun saya lupa….

Hari ini sepertinya kabar di dalam mimpi saya itu menjadi kenyataan dan sungguh terjadi. Kabar itu sebagai pengirim pesan dan penyampai kabar. Saya sungguh percaya tidak percaya dibuatnya. Namun betul kejadian..

Banyak Kawasan Tak Ramah untuk Non Perokok

Saya bukan aktivis anti rokok atau juga bukan orang yang anti dengan para perokok. Sebagai seorang non perokok seringkali saya berharap di lokasi-lokasi tertentu yang notabene adalah kawasan bagi umum yang siapa saja berhak datang, areal untuk perokok dan perokok setidaknya dipartisi dan dipisahkan. Walaupun sebenarnya perkara merokok di kawasan umum sudah memiliki ketentuannya sendiri tapi pelaksanaanya sering kali jendol, nol!

Posisi sebagai non perokok ini seringkali dirasakan lemah (oleh diri saya sendiri contohnya). Ambil saja kejadian siang tadi ketika saya duduk sendiri makan siang di suatu rumah makan bermenu bebek goreng. Saya terpaksa berpindah 2 kali meja untuk menghindari asap rokok.

Saya aneh dengan rumah makan itu.  Dari lokasi lama rumah makan itu berdiri keluhan saya selalu asap rokok. 2x sudah saya memberikan saran lewat No HP yang tertera di tembok tempat makan tersebut. Berharap mereka memisahkan ruangan untuk perokok dan non perokok. Setidaknya jika sudah dipisahkan pelanggan bisa memilih.Tapi sayang bahkan sampai kini rumah makan itu pindah lokasi keluhan saya dan mungkin pelanggan lain kurang diperhatikan.

Continue reading

Mimpi Semalam

Malem kemarin saya tidur sampe pagi dengan mimpi yang jelas banget. Banyak adegan dan gak tau ada hubungan atau enggak cuma ya itu scene. Silih berganti gitu.

Awalnya saya mimpiin Bu Mita (temen sesama pengajar di kampus) dia gak pake hijab. Sepertinya saya di rumahnya di ruang makan. Dia duduk di kursi sambil memotong kuku dengan kaki dan lutut ditekuk gitu jadi dekat dengan dagunya.

Dia mengajak saya resign dan berkarir di tempat lain alasannya katanya kondisi di tempat kerja saat ini kurang stabil. Lalu saya ke dapurnya yang ada pintu belakangnya. Saya buka dan kaget kok ada kuburan di sana? Katanya itu makam keluarganya. (Wajar sih banyak emang yang makamin keluarganya di tanah dekat rumah)
Continue reading

Film : Life Of Pi – Penyaji Indahnya Alam

image

Sore kemarin saya mengunjungi bioskop ditemani seorang kawan untuk menonton satu film yang resensinya saya baca di harian Kompas weekend. Sudah lama rasanya tidak menikmati film di bioskop. Namun sebuah gambar yang menceritakan seorang anak manusia bertahan di satu sekoci kecil di lautan bersama seekor harimau buas membuat rasa penasaran saya meletup-letup. Akhirnya saya memutuskan untuk menontonnya hari kemarin. Kebetulan saya libur *_*

Sebelumnya pastikan kamu menonton dalam versi 3D kalau tidak mau menyesal karena melewatkan sajian-sajian pemandangan alam dalam versi “biasa saja”.

Film ini menceritakan pengalaman dan perjalanan hidup seorang anak bernama Pi Patel (Piscine Molitor Patel) anak kedua dari sepasang suami istri di India yang memiliki sebuah Kebun Binatang. Entah bagaimana penulis menggambarkan kebun binatang pada novelnya, yang jelas sutradara film ini (beserta tim-nya) mampu menggambarkan pemadangan indah dari sebuah kebun binatang yang serupa surga. Setidaknya sebuah surga kehidupan di mata seorang anak kecil bernama Pi.

Continue reading