Bebenah Lemari

Hari minggu ini gue komit untuk meluangkan waktu untuk beresin kamar mamah gue terutama isi lemari baju. Rencananya mau sortir baju2 di dalamnya baik punya mamah maupun baju2 alm bapak. Ya baju alm bapak. Walau udah lewat 38 bulan sejak alm ninggalin dunia ini, itu baju2 masih bertumpuk di lemari. Tak disentuh sejak alm sakit kemudian wafat.

Gue memang lamban dan sentimentil untuk urusan ini. Tidak menyentuhnya selama ini juga bukan untuk diratapi, tapi gue butuh waktu . Tapi berhubung kali ini urgent untuk mengganti lemari mamah dengan lemari baru, gue pun kepaksa ngeluarin baju2 bapak. Awal2 beresin sih di rumah banyak orang, tapi jelang dzuhur tiba2 gue ditinggal sendiri di rumah. Sendirian bikin pikiran kita kesana kesini, dan perasaan gue teraduk aduk saat mengemas baju2 alm bapak. Dalam hati   berkali-kali bilang “pak, saya gak lagi sedang mengusir pergi siapapun”.

Continue reading

Advertisements

Berbagi Biaya Kala Jalan – Jalan Dengan Teman

image

Sekali waktu kita pasti dihadapkan situasi berbagi biaya dengan teman baik saat pergi makan bersama atau jalan wisata bareng – bareng. sebenernya berbagi biaya dan pengaturan uang di situasi tersebut simple aja terutama jika kita berhadapan dengan orang – orang yang fair dan sama – sama asik. Seringkali berbagi biaya makan dan jalan gak mesti dibagi sama rata, bahkan jika salah satu pihak tanpa keberatan menanggung biaya saat kita makan bersama misalnya tidak akan menjadi masalah. Kunci utamanya adalah adanya kesepakatan bersama yang biasanya muncul dari kesadaran yang gak mesti diutarakan secara verbal. Asal sama2 pengertian dan apa adanya rasanya gak jadi masalah.

Continue reading

Girls Day Out 2 (hummingbird)

image

Weekend kali ini sesuai rencana yang didegungkan jauh-jauh hari sebelumnya, gue dan tiga temen gue menghabiskan waktu di kota Bandung. Dari jauh hari tiket kereta pulang udah dibeli (kereta rute Bandung  – Gambir), beberapa hari sebelum keberangkatan tempat menginap udah dipesan bahkan dibayar penuh. Jadi seriweuh dan seletih apapun hari Jumatnya, sepadat apapun tugas yang nunggu, kami akan tetep berangkat.

Sabtu pagi gue berangkat dengan riweuh dari kota Bogor. Ditunggu supir travel di kawasan Botani…gue,anti ama devi tiba dengan kerepotannya sendiri-sendiri. Baru packing lah, kurang tidur lah, capek karena pulang kerja malem banget semalemnya lah. Tapi beruntung seengaknya dari jadwal pagi jam 7.00, pagi itu jam 7.08 travel yang pake mobil vios dan ngangkut penumpang tiga orang ini udah meluncur ke tol. Dan tiba di Bandung dengan lancar, walau pak Budiman sang driver kami tinggal tidur sepanjang perjalanan.

Continue reading