Sejarah Payung Baru

hujan dibalik jendela

Siang itu langit mendadak mendung, hujan amat derasnya. Bingung mau pulang gimana. Pas koreh2 tas ternyata payung tidak ada. Mikir lama dimana kan itu payung berada? apa di rumah semalam tidak dimasukan lagi, apa di angkot tertinggal? hm..ternyata tertinggal di mobil seorang teman setelah makan malam tadi malam. apes banget..banyak yang harus di kerjain, ambil uang, simpen uang, ambil baju, balik ngajar..

Continue reading

Advertisements

Payung dan Hujan

umbrella

umbrella

Payung, boleh jadi ini adalah salah satu barang yang cukup wajib dimiliki oleh orang – orang yang tinggal di kota Bogor. Sebagai kota hujan, kota kelahiran saya ini punya kebiasaan hujan yang datang tak terduga, bahkan di masa kemarau sekalipun.

Saya mulai rajin memastikan ada payung di dalam tas kemanapun saya pergi, yaitu sejak berkuliah di Institut Pertanian Bogor. Selain payung untuk menangkal hujan yang datang tiba – tiba, tidak jarang si payung  juga saya gunakan untuk menangkal terik matahari di belantara kampus yang luas dan panas. Maka tak aneh jika payung – payung kami cepat rusak, ibarat gelas retak yang kadang diberi panas kemudian diberi dingin. Ketika akan pergi, selain dompet dan HP, payung menjadi barang yang diperiksa keberadaannya kemudian di dalam tas. Dan saya cukup yakin, sebagian besar warga kota hujan ini akan sama seperti yang saya biasakan.

Continue reading