Terjebak di Lift Rumah Sakit

lift

Hari ini saya dan seorang teman mengunjungi teman kami yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit beberapa hari ini. Konon teman saya itu terkena demam berdarah, padahal ia sedang mengandung anak keduanya di usia kandungan yang ke-5 kalau tidak salah.

Setelah membeli buah tangan yang tidak seberapa, saya dan teman saya itu pergi menuju rumah sakit dengan menggunakan jasa angkutan trans pakuan di tengah hujan deras. Perjalanannya sih nyaman, tidak macet dan bis pun lenggang.

sesampainya kami berdua di rumah sakit, setelah saya berhasil mendapatkan informasi dimana kamar teman kami di rawat kami pun menuju kamar tersebut dengan menggunakan lift. Sambil bersenda gurau kami di dalamnya.

Di dalam lift saya katakan pada teman saya itu bahwa saya tidak berani menggunakan lift di rumah sakit jika sendirian. Entah kenapa, hawanya terasa horor aja. Dan detik disaat saya selesai bilang itu lift pun tiba di lantai 4 yang dituju. dan dia diam, tak terbuka pintunya tak juga turun atau naik. Suara yang bergerak entah pintu yang berusaha membuka diri atau gerakan mau naik atau turun saya gk tau. yang saya tau saya berusaha tersenyum walau saya panik.

Continue reading