Jajan Laksa Bogor

Laksa Bogor

Beberapa waktu lalu di twitter saya ikut obrolan dengan teman – teman di timeline tentang laksa Bogor. Bagaimana awal obrolannya saya agak lupa yang jelas berujung mention ke akun twitter saya menanyakan mengenai laksa Bogor.

Saya mengenal makanan ini sejak saya kecil. Ada seorang kakek-kakek yang jualan berkeliling memikul dagangan laksa dan saya seringkali membelinya dulu. Sekarang ini masih sesekali saya temui penjual laksa yang melalui rumah saya. Walau kemungkinan besar bukan kakek2 yang sama dengan penjual laksa semasa saya kecil. Pagi ini pedagang laksa itu kembali melintas, saya pun membelinya sambil mengambil beberapa gambar untuk melengkapi obrolan saya dengan teman – teman tempo hari. (padahal makanan di meja makan banyak dan baru saja selesai dihidangkan)

Kalo saya kembali intip ke dalam mangkuk yang cukup lama saya pandang – pandang tadi, dalam satu porsi laksa Bogor kita akan menemukan potongan ketupat, toge, sayur kemangi, bihun putih dan tentu saja oncom merah mentah. Semua bahan tadi dimasukan ke dalam satu mangkuk putih. Lalu disiram dengan air santan kekuningan beberapa kali lalu airnya ditumpahkan begitu seterusnya. Mungkin ini cara lain “merebus” nya agar bahan2 tadi matang. Lalu setelahnya dipindahkan ke mangkuk saya dan disiram kembali dengan kuah santan kuning yang sama.

Continue reading

Advertisements