Bubur Ayam – sisi Matahari dept store Bogor

bubur ayam

Saya bukan seorang ahli kuliner, maka jangan tanya sama saya apa makanan ini enak atau enggak. selama rasanya rata2 normal saya tidak terlalu peka untuk merasakan perbedaan satu dan lainnya. oke, begitulah adanya. kekurangan apa kelebihan ya? 🙂

Foto makanan di samping adalah foto bubur ayam yang saya makan beberapa waktu lalu. Tepatnya saya lupa sedang janjian dengan siapa hingga saya ke tempat itu lagi.

Bubur ayam ini dulu hampir setiap hari menjadi menu sarapan saya. Letaknya tepat di sisi Matahari Departemen store Jl. Kapten Muslihat yang gk terlalu jauh dari stasiun Bogor. Rata – rata yang makan adalah para pekerja yang mungkin menuju stasiun yang memilih kereta sebagai transportasi bekerja. Bisa juga orang – orang yang menjadikan toko kecil tersebut sebagai tempat transit.

Ketika saya kuliah beberapa tahun yang lalu, saya salah satu yang menjadikannya tempat transit. Disanalah saya janjian dengan teman saya Revi, yang kemudian akan dilanjutkan dengan angkot lain menuju kampus IPB Darmaga.

Continue reading

Bubur + gunjingan

Pagi ini sarapan bubur ayam, harusnya memang minum susu WRP tapi biarlah sedikit aja >.<

Bangun dengan senyuman, sedang tidak mau berfikir salah dan benar hanya ingin tersenyum aja pagi ini 🙂

Makan bubur ayam sambil dengerin gosip yang sedang diobrolkan anggota keluarga yang lain di dapur.

Bapak :

si dina tadi peuting hudang deui, lapar cuenah neangan sate

Mamah :

hehe, mamah ge apal eta budak hudang deui nyaangkeun internet pan?

Bapak :

neangan sate..mana bapak deui anu ngabiskeun, ah da dititah diabiskeun

Mamah :

ah, bongan tu da sare budak teh. aneh, ari batur hudang manehna sare. ari batur sare manehna kalah hudang.

Bapak :

untung duren mah di sisakeun nya?

lalu terdengar suara teteh saya yang memang dari tadi mendengarkan gunjingan di dapur pagi – pagi itu.

ah, makan aja buburnya sampe habis. lalu minum gree tea dan kita olahraga sejenak seblum bersihin kamar mandi. duren udah saya buka, dituangin ke piring dan masuk dengan aman di kulkas. Nanti agak siangan makan duren dingin.

hm, bener ini teh hari ini gak mau jalan2?

BUBUR AYAM Bogor-Bandung-Cianjur

bubur cianjur

bubur cianjur

Sudah lama sekali ingin menulis perasaan saya tentang bubur ketiga kota ini. Tampak berdekatan dari sisi budaya, bahasa dan suku. Ketiganya sama – sama sunda, namun jangan ditanya tentang rasa buburnya. Lidah saya menyimpulkan ketiganya memiliki rasa yang berbeda.

Pagi jam 10 di minggu lalu, dikala ada 60 menit break sebelum jadwal mengajar kelas selanjutnya. Saya menemani teman saya yang hamil untuk mengobrol sambil makan batagor yang ia inginkan. Sedangh saya memesan bubur ayam cianjur. Halah, gak baca dulu sebelumnya. Mau batalin pesanan gak enak hati. Jadi terhidanglah bubur cianjur seperti tampak di gambar.

Kita bahas dari sisi buburnya, bubur bogor tampak standar kekentalannya, bubur Bandung terasa lebih kental, dan bubur cianjur teramat encer.

Continue reading