Test CPNS

image

3 November 2013 lalu setelah mengirimi berkas persyaratan dan mendapatkan kartu peserta tanda lolos seleksi admininstrasi sebagai peserta test CPNS gue ikut test tertulis untuk rebutin salah satu formasi yang kebetulan dibutuhin di pemkab Bogor. Berhubung gue ikut serta di lingkungan Pemda Kabupaten Bogor, test tertulis di laksanakan di kampus IPB Dramaga dan kebagian di Gedung Faperta.

Yeah sebagaimana test CPNS yang udah2, peserta yang ikut tentu aja ribuan orang. Dari berbagai daerah, kota bahkan pulau lain. Jadi lokasi ujian ramai sekali, jalanan pun macet. Gak ada yang beda kecuali kali ini gue ngerasa sendirian ikut test (gak nemu temen seumuran yang ikutan kayak yang udah2). Mungkin mereka ikut test di instansi lain.
Udah lama gak ngerasain ujian (pan banyakan gue ngasih kuis dan ujian ke mahasiswa daripada gue yang ujian), gue pun nyempetin diri belajar. Merangkum beberapa catatan singkat (terutama untuk materi wawasan kebangsaan). Bersiap diantara aktivitas ngajar yang padat dan cukup menggila. Tapi gak ada salahnya toh mempersiapkan diri.

Hari test tiba, pagi itu setelah menyelesaikan sarapan gue dijemput ojek langganan ke rumah dan diantar ke IPB Dramaga sedikit lebih pagi mengantisipasi jalanan yang mungkin macet. Setibanya di lokasi gue pun duduk manis lalu tak lama test dimulai.

Ya ampun gak satupun peserta gue kenal. Gak ada senior maupun yunior yang gue kenal. Mungkin mereka lulusan kampus lain atau yunior berbeda jauh usianya.

Gue pun mulai ngerjain test. Antusias karena sedikit gak biasa aja sering mengawas ujian tapi kali ini gue peserta ujiannya (hehehe). Test terdiri dari 100 soal (eh atau 150 soal ya? Lupaaaa). Test kompetensi Dasar ini berisi 3 jenis soal :

1) Test Kepribadian
Test ini berisi 50 soal yang sebenernya gak ada jawaban yang paling benar atau paling salah. Tiap jawaban yang kita pilih hanya akan menggambarkan kepribadian kita secara umum. Soalnya macam kejadian atau situasi-situasi tertentu dan pilihan sikap yang mesti kita pilih. Susah? Ya enggak, cukup jadi diri sendiri aja. Cuma capek doang baca dan ngerjainnya. Rasa2nya kok soal gak abis2. Hoho

2) Tes Intelegensia Umum
yah kalo soal2 ini macam soal2 di psikotest gitu deh. Muncul soal barisan bilangan, matematika, sampai soal logika yang berbelit-belit. Susah? Hmm walau ini adalah bagian test yang paling gue kuasai (ya karena 8 tahun berurusan dengan matematika di pekerjaan), tetep aja test ini gak bisa dianggap enteng. Gue sesekali melamun sekejap untuk mastiin arah jawaban yang tepat. Satu dua soal terpaksa gue skip ketika mentok dan kembali gue coba dengan lebih santai. Seenggaknya test tipe ini adalah sesuatu yang bisa dipelajari kalo kita berusaha dan belajar.
3) test Wawasan Kebangsaan
Yuhuuuuu ini tipe test yang gue paling gak suka. Gue ada sejarah panjang ketidakberuntungan dengan mata pelajaran PMP, PKN, PPKN, dll. Tapi merujuk ke tips dari temen dosen PPKN IPB, katanya yang penting banyak baca. Dan gue baca bahkan merangkum dan bikin banyak catatan kecil untuk bagian ini. (Sebenernya ya cuma ini yang belajar). Waktu test-nya walau kemudian gak buta2 amat tapi emang segitu adanya kemampuan gue. alias gak gitu pede ama hasil test wawasan kebangsaan.

40 menit sebelum waktu habis, gue nyaris selesai. Setelah beresin beberapa soal yang dilompat gue pun izin untuk ngumpulin duluan. Pengawas menawarkan gue untuk mengoreksi kembali karena waktunya masih banyak. Tapi entah kenapa gue malah mikir kalo ntar2 dan bubar bareng gue bakal kejebak macet. Jadi gue kumpulin deh dan keluar duluan. Sepertinya di gedung itu gue yang pertama udahan. Belum ada yang lalu lalang kecuali keluarga peserta yang menunggu, panitia, petugas dan pedagang.

Eh apa tuh di bawah tangga? Ibu2 jual pastel gede2 sambel kacangnya enak. Gue pun jajan sambil celingukan gak ada temen. Lalu pulang deh dan gak kena macet.

Setelah mundur beberapa kali waktu pengumumannya, dari tanggal 4 Desember 2013, ke 14 Desember 2013, akhirnya tanggal 24 Desember 2013 pengumuman pun keluar. Susah buka web, koran lokal langganan gue pun gak tampak di lantai teras. Tapi gak lama kakak ipar telp ngabarin : KALO NAMA GUE ADA DI PENGUMUMAN DI KORAN. Gue LULUS test!!

Ingin mastiin kebenaran gue pun nunggu liat sendiri pengumumannya. Mamah gue minta sodara pergi beliin koran dan nama gue emang bener ada. Mamah and nenek gue gembira ria sukacita hip hip hura deh. Mamang pun telp dari kantor mastiin itu bener gue. Hoho mereka tampak lebih seneng dari gue.

Mungkin udah ada suratannya. Dan diantara perasaan yang campur2, gue pun mengucap syukur terutama untuk keriangan yang nampak dari keluarga.

Mari kita ikuti aja kemana cerita hidup bergulir. Semoga Allah selalu menunjukan jalan paling baik. Berhusnudzon aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s