Frozen

image

Kemarin jumat siang saya meluncur dari kampus ke XXI Botani Square menjelang jam makan siang. Merapat menemui Bijuwie yang katanya mendapingi adik ciliknya si Yayang Hira menonton bioskop. Saya yang rindu ke bioskop ya seneng2 aja ikutan nonton.

Ternyata Yayang Hira enggak sendirian, dia bersama 3 teman sekolahnya yang seluruhnya perempuan. Tampak juga ada kakak perempuan salah satu kawan Yayang yang mengantri membelikan tiket.


Ingin hati menonton film yang lain, tapi Rubi si ponakan bijuwie yang lebih cilik katanya ingin ikut nonton. Ya sudah diawali niat asik2 aja tak masalah menonton yang mana. Akhirnya kami menonton frozen.

image

XXI siang itu ramai. Sepertinya anak sekolah dan para ibu yang dari sekolah mengambil raport bergeser posisinya menjadi ke bioskop. Pertanda liburan sudah dimulai, dan frozen adalah salah satu pilihan cocok untuk tontonan anak-anak dan remaja.

Dikisahkan seorang adik kakak di suatu kerajaan sedang bermain di masa kecilnya. Sang Kakak Elsa memiliki kemampuan sihir untuk membekukan sesuatu dan membentuk es. Kemampuan ini jadi hiburan Elsa dan adiknya Anna bermain. Sayang ketidaksengajaan mengakibatkan Elsa melukai adiknya dengan kemampuan ajaibnya. Anna pun terluka.

Setelah menyembuhkan Anna, kedua orang tua membuat keputusan untuk sedikit memproteksi Elsa dan kemampuannya agar tak terjadi hal yang tak diinginkan. Kerajaan mengurangi pegawai, menutup gerbang istana, dan Elsa banyak menghabiskan waktunya di dalam kamar sendirian lengkap dengan sarung tangannya. Karena apapun yang disentuh Elsa akan membeku.

keputusan itu membuat istana begitu dingin dan sepi. Anna si adik yang periang menjadi sangat kesepian namun sifat positifnya barangkali satu-satunya hal terang di istana tersebut.

Waktu berlalu, Anna tumbuh dewasa bahkan hingga kematian ayah ibu di kecelakaan laut Elsa masih saja di kamarnya. Anna bertahan dengan caranya sendiri menikmati kesendirian.

Tibalah waktu dimana kerajaan harus membuka gerbang karena hari itu adalah hari dimana Elsa akan dilantik menjadi ratu. Anna bahagia karena akhirnya ia akan bertemu banyak orang, Elsa tak henti2nya cemas takut ia mengacaukan keadaan.

Karena satu perdebatan di tengah pesta, Elsa terpancing emosinya sehingga kemampuannya muncul di depan orang banyak. Seluruh tamu kanget, Anna pun tak kalah terkejut bercampur merasa bersalah karena memicu kakaknya emosi.

Seisi kerajaan membeku, badai salju dan hawa dingin menyelimuti seantero negeri. Elsa berlari ke gunung dan membangun istana es-nya sendiri. Tempat dimana Elsa merasa bebas dan lepas karena tak perlu menyembunyikan kekuatannya hanya karena tak ingin melukai orang lain.

Anna berjuang menemukan sang kakak, meyakinkan bahwa banyak hal bisa diperbaiki bersama. Namun Elsa terus bertahan. Film ini berkisah tentang kuatnya ikatan persaudaraan antara Elsa dan Anna. Bagaimana keduanya dengan sifatnya masing2 berusaha melindungi satu sama lain.

Berhasilkah Elsa mengendalikan kekuatan dan sekaligus mengembalikan kondisi kerajaannya yang membeku? Bahagiakan Anna setelah akhirnya berkesempatan melihat dunia luar dan bertemu pria yang merupakan cinta sejatinya? silahkan saksikan sendiri film Frozen.

Film ini ringan tapi menghibur. Sepanjang film kita akan disuguhi nyanyian2 yang bagus-bagus. Penonton pasti dapat memetik banyak hal positif. Pribadi Anna yang positif dan energik juga hangat membuat sepanjang film ini terasa manis untuk disaksikan.

Selamat menonton.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s