Gara – Gara Sepatu Berhadiah

image

Semalem saya ama teteh saya nganter Rafa, si ponakan cilik membeli barang yang dia mau. Jadi ceritanya minggu lalu dia pergi ke Bogor Junction salah satu mall di Bogor bersama mamahnya. Di mall itu dia melihat etalase sepatu yang dihiasi oleh beberapa mainan, diantaranya mobil pemadam kebakaran.

Dia pun tanya :

Rafa : “mah, itu mainan apa?”
Teh Dian : “oh itu mobil pemadam kebakaran
Rafa : “mau..aku mauu
Teh Dian : “oh kalo mau mainan itu kita harus beli sepatu Homy ped dulu Fa”


Si Rafa ini sebenernya langka minta ini itu (baju, sepatu,dll). Setiap pergi ke toko untuk dibelikan baju dan sepatu pun dia seringkali menolak untuk menjajal barang yang dibeli. Katanya gak usah beli sepatu, dia mau ke Fun World aja. begitu berulang-ulang.

Tapi pajangan hadiah mainan tadi bikin seminggu ini ponakan saya ini uring-uringan di rumah. “Aku mau beli sepatu homy ped“. Katanya.

Menganggap itu permintaan selewat kami seisi rumah sih senyum2 aja denger celotehannya. Mulai dari nari-nari depan kaca sambil teriak-teriak “homy ped! Homy ped!” Sampai bercerita ke om, tante dan saudaranya yang lain bahwa dia akan dibelikan sepatu homy ped.

Ketika mamah papahnya pulang kerja dia akan bertanya tentang sepatu homy ped. Terakhir kemarin pagi waktu uwanya (kakak laki2 saya) mampir ke rumah dia pun menagih homy ped. Mukanya ditekuk ketika uwa dan mamahnya ke rumah tanpa bawa sepatu homy ped. Hahaha

Malem tadi pun akhirnya kami pergi juga ke salah satu mall baru dan melihat-lihat sepatu homy ped. Betul aja, hadiah2 berupa mainan sudah dipajang di etalase toko. Tapi sayang ternyata sendal untuk anak usia 3 tahun ini ternyata hadiahnya kendaraan mainan tank baja, bukan mobil pemadam kebakaran.

Saya : “gimana caranya saya dapet hadiah pemadam kebakaran mas?” Tanya saya ke pelayan toko.

Pelayan toko : “itu hadiah pembelian sepatu sekolah bu“.

Pusing kan haha masa beli sepatu sekolah yang dipakai 2 – 3 tahun ke depan? Saya dan kakak saya pun membujuknya untuk terima aja hadiah tank baja untuk sendal yang akan kami beli. Tapi si Rafa tak bergeming, tangannya menggenggam kuat contoh hadiah di etalase.

Rasanya memang gak efisien beli barang yang gak dibutuhkan saat ini hanya demi hadiah. Tapi juga kasian liat ke-keukeuh-an ponakan cilik ini dan ini kali pertama dia begitu sejak tumbuh sebagai balita.

Akhirnya kami pun membeli keduanya. 1 pasang sendal sesuai ukuran dia sekarang dengan hadiah tank baja dilengkapi remote control, dan 1 pasang sepatu sekolah dengan nomor lebih besar dan mungkin baru bisa dipakai 2 – 3 tahun lagi dan berhadian mobil pemadam kebakaran lengkap dengan remote control. Ya ampuuun #tepokJidat.

Setelah membayar di kasir dan mengambil barang yang tadi dibeli, saya pun bilang ke pelayan toko “mas, tahun depan jual sepatu dan sendalnya jangan pake hadiah ya”. Pelayan toko pun tersenyum lebar.

Rafa pun girang bukan main. Sampe rumah dia sibuk mainin hadiah2 tadi. Sepatu dan sendalnya? Hohoho dia gak peduli..dasar bocah *_*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s