Kasir Minimarket Jutek dan Ceroboh

image

Semalem Selasa 11 Juni 2013 saya berbelanja di alf*m*rt warung jambu. Ini Alf*m*rt langganann karena saya sering mampir untuk membeli barang sebiji dua biji sekalian dalam perjalanan pulang. So far belum pernah ada masalah.

Namun sore kemarin toko sedang ramai, antrian di kasir cukup panjang. Saya pun antri dalam barisan setelah semua barang yang saya cari sudah dalam keranjang. Tiba di antrian terdepan, saya menahan langkah karena ada gadis kecil bersama ibunya belum selesai merapihkan plastik belanjaan mereka.

Ada kasir pria yang menyodorkan tangan untuk meminta keranjang saya, saya pun menyodorkannya. Namun tarikan kasir itu jauh lebih kencang dari saya sehingga ada perasaan terbetot. Saya mulai gak nyaman karena merasa kasir itu kurang sopan. Tapi berusaha gak komplen berharap transaksi segera selesai.


Sepanjang memindai belanjaan saya, kasir pria tadi nyaris tanpa melakukan kontak mata. Wajahnya gak simpatik dan tampak bekerja terburu-buru. Dia pun gak berkomunikasi dengan saya pelanggan yang sedang dilayani. Beruntung di sebelahnya kasir wanita yang memasukan barang-barang saya ke plastik masih tersenyum ramah.

Gerah deh liatnya. Mungkin emang bermaksud gesit karena toko sedang ramai tapi sikap dan bahasa tubuhnya justru jadi kehilangan sisi keramahan yang harusnya mereka punya. Tengil terasanya.

kasir pria menyebutkan total belanja saya Rp.40.300,-. Itu pun bukan ke saya, tapi ke kasir yang perempuan. Kasir perempuan baru menyebutkan angka yang harus saya bayar. Saya pun menyodorkan uang Rp.100.000,- dan menunggu kembalian.

Bingung kok murah sekali belanjaan saya. 2 kantong plastik. Memang gak sebanyak belanja bulanan tapi kok masa 40.000? Mau tanya pun jadi males karena belum juga kembalian saya ditangan, kasir pria tadi udah sibuk dengan belanjaan konsumen di belakang saya.

Hmm terburu-buru, tanpa senyum sapa, tanpa kontak mata. Kali ini rasanya begitu kurang sopan. Gak enak di hati.

Sampai rumah saya memeriksa belanjaan saya dan mencocokannya dengan struk belanja. Jarang-jarang neh saya ngecek. Dan ternyata benar saja ada 8 item barang yang tidak tercatat di struk. Artinya saya membawa pulang dengan gratis. Ck ck ck.

Barang yang tidak tercatat di struk sbb :

1) 1 botol Shampo lifebuoy hijau Rp.12.600,-
2) 1 botol shampo sunsilk coklat Rp. 15.800,-
3) meses Ceres klasik Rp. 8.300,-
4) Sabun cair Biore hijau refill Rp. 17.900,-
5) sabun batang lux putih 4 buah Rp. 11.200

Total belanja setelah potongan di salah satu item adalah 61.100. Ini selisih yang sangat besar bukan? Gak cuma seribu dua ribu atau 1 barang. Ini belanjaan saya yang ukurannya besar2. Sementara yang terhitung justru ciki2, susu kotak, roti,dll.

Beginilah kalo kerja sambil gak simpatik bukan? Memicu ketidaktelitian. Toko dirugikan, perasaan pelanggan pun tercungkil karena kurang disenyumin.

Siang ini saya pun kembali ke alf*m*rt tadi dan membayar barang-barang yang belum terbayar. Awalnya sempet ragu juga karena mamah saya juga mengingatkan katanya kasian nanti pegawainya dimarahin. Tapi kalo gak bayar kan saya juga resah.

Tiba di Alf*m*rt pegawainya masih yang sama. Saya pun gak banyak bicara cuma menjelaskan duduk perkara. Saya pun membayar Rp.61.100,-. Aneh deh, sudah tau kejadian fatal mereka lempeng2 aja wajahnya. Gak ada yang minta maaf karena sudah ceroboh dan merepotkan saya untuk balik lagi, apalagi bilang makasih karena saya beritikad baik untuk membayar. Semuanya normal aja seakan saya datang untuk membeli lalu membayar.

Kertas keluhan saya pun urung saya kasih. Lebih parahnya lagi kasir pria semalem dipanggil pak oleh kasir lain. Jangan2 atasannya.

Saya pun menyempatkan menginput saran dan kritik di mesin entah apa namanya yang mereka sediakan tepat di depan pintu. Saya bubuhkan nama dan email lalu menuliskan beberapa poin dengan ringkas dan jelas.

Pelajaran untuk saya adalah lain kali jangan lupa cek dan ricek lagi kalo belanja. Kekeliruan bisa aja terjadi dan bukan tidak mungkin jika lain kali kita yang dirugikan. Semoga jadi pembelajaran untuk kita semua.

2 thoughts on “Kasir Minimarket Jutek dan Ceroboh

  1. waaah emang kalo blanja kita mesti periksa struk lg ya, aku juga pernah mbak blanja baju bayi, dimasukin ke struk brng yg nggak kubeli hueeee rugi bandar, btw itu pegawai serasa nggak takut keilangan pelanggan soalnya bukan toko punya sendiri sih ya *sigh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s