LAPANGAN SEMPUR KOTOR

image

Hari Senin kemarin saya memutuskan kembali Jogging. Rindu hawa pagi dan rindu berjalan kaki santai sambil sesekali melamunkan sesuatu atau bermonolog. Seperti biasa lapangan sempur yang saya pilih karena tidak terlalu jauh dari rumah.

Tahun lalu saya rajin Jogging di lapangan yang sama. Kala itu Lapangan Sempur bebenah diri dengan keluarnya peraturan tidak boleh digunakan oleh pedagang baik wiken maupun hari biasa. Walau jadi sedih merasa susah jajan tapi kenyamanan lain muncul. Lapangannya bersih dan enak dipandang mata. Semua yang datang sepertinya yang memang nawaitu mau olahraga.

Tapi tidak dengan pagi kemarin. Lapangan tampak kotor. Entah ada kegiatan apa semalam atau kemarinnya yang jelas banyak sampah nasi kotak, nasi bungkus, minuman dan lain-lain. Sisa nasi berceceran.

Mungkinkah semalam sebelumnya digunakan untuk berkumpul-kumpul? Bagaimana bisa orang yang kumpul-kumpul itu tidak membereskan sampah2 sisa makanan mereka disini? Sehingga kami yang berolahraga pagi harus menyaksikan lapangan kotor seperti ini.

image

Jangan coba-coba menyalahkan petugas penyapu jalan. Mereka bisa jadi dipekerjakan untuk menyapu sampah-sampah dedaunan yang secara alami jatuh oleh angin. Atau mungkin sampah kecil2 yang tak sengaja terjatuh. Kalo sampai plastik, nasi kotak, sisa nasi bungkus rasanya sampah sebanyak itu bisa diminimalisir seandainya si pemakan bs menempatkan sampahnya dalam plastik besar lalu menyimpannya di dekat tempat sampah sehingga esok harinya bisa diangkut.

Kenapa ya sebagian dari kita masih bersikap kurang peduli ama kebersihan di tempat milik umum? Lapangan Sempur itu tepat di tengah kota dan dipandang oleh banyak orang yang lalu lalang di jalan. Lokasinya dekat Istana Bogor. Alangkah gak asiknya dari kejauhan aja tampak kotor begitu.

Pekerja kebersihan bertugas kota membersihkan jalan, taman dan lapangan, kita pengguna bisa membantu tugas mereka dengan tidak menambah sampah yang ada yang seharusnya bisa kita buang sendiri di tempatnya.

Moga besok-besok gak liat lagi pemandangan yang sama. Semoga pengguna lapangan yang duduk-duduk, kumpul-kumpul dan membawa makanan bisa lebih tertib lagi dan gak nyusahin tukang sapu dan merugikan pandangan mata warga lain yang ingin menikmati lapangan yang enak dipandang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s