ALASAN SUKA DRAMA KOREA

Saya sembilan tahun ke belakang ini bolehlah dikatakan sebagai salah satu penikmat drama korea. Berawal dari satu dua tanyangan korama (drama korea) di televisi berlanjut ke drama korea bentuk VCD sampai sekarang DVD.

Diawali suka karena melihat di televisi, kebiasaan nonton korama dilanjutkan sendiri melalui keping2 vcd. Pada awalnya merasa sendirian, gak banyak kawan di sekitar menyukainya pun anggota keluarga. Mungkin ada satu dua kadang saya sengaja meminjamkan koleksi saya ke salah satu teman hanya demi punya kawan berbagi sekedar cekikikan dan bersedih-sedih ria setelah ia menonton yang saya pinjamkan.

Tahun 2005-an adalah tahun dimana menemukan foto2 artis dan ost drama korea di internet serasa menemukan harta karun. dikumpulkan dan disimpan dengan hati riang.

Tahun berganti, dunia sosial media berkembang pesat. Komunikasi dengan kawan dan kenalan baru di dunia maya begitu mudahnya. Satu per satu bertemulah dengan para sesama penyuka korama. Selama ini saya gak sendiri, banyak yang lebih “gila” dari saya. Mereka membuat blog, menulis review korama,dsb. Menyenangkan!

Dua tahun kebelakang makin seru lagi. Dunia maya kasih keleluasaan untuk dapet informasi korama terbaru. Mulai dari perbincangan sesama penikmat korama, akun2 twitter yang khusus membahasnya hingga menonton korama secara online melalui internet. Seru!

Gak sedikit yang tanya, apa sih enaknya nonton korama? Kayak apa emangnya korama kok pada seneng banget nonton? Hmm gimana ya jawabnya. Ini kembali ke urusan selera dan minat kita. Macam saya memandang para pencinta sepakbola yang bisa begadang hanya untuk menonton satu bola diperembutkan di lapangan hijau. Penikmat bola mungkin tau cara menikmati sepakbola. Saya pun saya tau cara menikmati korama.

Ini beberapa alasan saya :

1) cerita di drama korea seringkali menarik dan membuat penasaran. Ada yang sedih menyayat, ada yang romantis komedi, ada yang seru menceritakan satu profesi.

2) ekspresi tokoh2 di drama korea terasa natural. Tidak tampak dibuat-buat. Bahkan adegan yang mengandung pesan pun bisa mereka sajikan sekalipun tanpa dialog. Gak ada melotot zoom in zoom out. Gak over deh.

3) lokasi2 drama selalu enak diliat. Bisa di Nami Island,  perumahan tradisional, jeju, apartement yang mewah dan bersih, sudut2 kota yang tampak rapi, suasana di bis umum yang enak dipake melamun, dll.

4) baju2nya menarik. Di drama tradisional selalu menyenangkan liat para pengguna hanbok. Hanbok berwarna-warni. Di drama modern pakaian para tokoh juga bikin ngiri. Pria dan wanita berbusana unik dan keren. Saat tampil gaya mereka gak tanggung2, beneran gaya.

5) jalan cerita kerap sulit ditebak. Tapi alurnya terasa enak untuk diikutin. Zaman2 sad ending mungkin udah berakhir, tapi drama2 romantis komedi di tahun2 belakangan juga gak kalah bikin gregetan.

6) seru liat perubahan cuaca di negara lain (dalam hal ini korea). Mereka bisa jadi kehujanan di emperan toko yang bersih, esok hari mungkin salju turun dan pakaian mereka tampak tebal.

7) korama memperhatikan detil secara apik. Mau korama tentang apa? Kedokteran, masak memasak, pembuat roti, designer baju, ahli pembuat sepatu, ahli forensik, detektif, pengusaha mobil, pedagang mie kecap, artis, bahkan pemusik. Mereka akan menampilkan detil2 keahlian para tokohnya dengan apik. Serius dan tampak nyata sekaligus bikin kita ikut menikmati cara mereka bekerja.

8) di drama korea sering muncul adegan kegigihan. Mereka gigih. Gigih bekerja keras untuk bayar sewa rumah, gigih kabur dari lintah darat, gigih menjual roti, gigih mencari anak yang terpisah lama, gigih mencari pekerjaan dan adegan2 bekerja keras lainnya.

9) soundtracknya bagus2. Drama sedih siap2 dengerin soundtrack menyayat, drama romantis juga siap2 dengerin ost yang asik didengerin.

10) cowok2 di drama korea (terutama tokoh utama) sering digambarkan sebagai cowok cool. Sukses, cool, gak banyak cakap tau2 saat jatuh cinta DuuuAArR! Romantisnya keluar. Bikin gemes.

11) episodenya gak panjang2. Rata2 16-20 episode. Kalopun ada yang panjang emang jalan ceritanya panjang. Bukan dipanjang-panjangin.

12) apalagi yaaa? Nanti saya tulis kalo lagi keinget. Atau nanti kalo teman2 sesama penyuka korama nambahin.

* nanti hal2 jelek yang muncul di korama akan saya tulis kemudian.

2 thoughts on “ALASAN SUKA DRAMA KOREA

  1. 2. Banget. Cukup dengan shoot agak lama satu adegan, tanpa dialog, pesan disampaikan pada pemirsa. Ga usah bertele-tele

    7. Bukan cuma detil, tapi aktornya juga berusaha keras. Mungkin ambu ga gitu sering nonton korama sih, mungkin cuma Kim Myung Min yang jadi perhatian, tapi setidaknya usaha dia 5 bulan belajar jadi konduktor untuk main Beethoven Virus, usaha dia nurunin berat badan sampai 20 kilo untuk Close to You, dst, membuat dia masuk ke dalam tokoh yang diperankan. Jarang ada di negeri kita…

    9. Beneeer! Soundtrack dipersiapkan mateng. Nggak asal comot lagu yang lagi ngetop seperti di sinetron kita! Sinetron kita sih, selain lagu dapet nyomot, juga background music sama aja di setiap sinetron, terutama di saat zoom in zoom out: jengjengjengjeng…

    Kangen sinetron kita jaman dulu, dan musiknya yang dipersiapkan: Noktah Merak Perkawinan, Pelangi di Matamu, Si Doel…

    11. Ini juga yang ambu (dan anak-anak) bilangin ke mertua: korama itu paling diperpanjang satu-dua episode, ga sampai ratusan tanpa isi seperti sinetron. Mau happy end, mau sad end, mau gantung, kalau udah selesai, ya udah😄

    • Ekspresi gk berlebihan lumayan gk bikin mumet nontonnya ya mbu. Iya..industri korea keras, mkn krn kompensasinya jg setimpal. Take and givenya kayaknya sama2 keras.

      Urusan jumlah episode ini jg yg bikin kt tau gk bakal terlarut lama nonton ratusan episode.

      Oh ya..aktrisnya kalo udh syuting selesai kdg break dulu gk ajimumpung ngerjain semuanya. Mkn gk semua.. tp mereka amat serius itu iya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s