Cemplung !

image

Kita yang suka kesana kemari beraktivitas seharian tentu tas menjadi salah satu bukan saja aksesoris namun juga tempat yang fungsional untuk kita menyimpan barang-barang bawaan. setiap orang bisa sama membawa tas, namun isinya pasti berbeda satu sama lain. Nah selain isi yang berbeda, ada lagi yang mungkin juga tidak sama. Yaitu kerapihan isi tas.

Tas saya umumnya berisi barang2 yang pokok dan wajib saya bawa. Taruhlah dompet, charger HP, alat tulis, payung, kertas dan buku catatan dan beragam rupa lainnya. Kelihatannya sih rapi dari luar karena tertutup resleting. Tapi seringkali saya merasa isi tas saya terlalu acak2an. Semua barang bercaampur di dalamnya. Sering gak ke cek barang apa yang terbawa dan tidak terbawa. Lebih repot lagi saat membutuhkan benda2 kecil semacam pulpen, iket rambut atau penghapus. Kadang jadi suka repot ambilnya. “Duh duh mana ya?” Lalu sibuk korek2 tas dan ribet.

Berantakannya isi tas sering diakibatkan saat saya memasukan barang2 sehabis dipakai main cemplung aja ke tas. Entah karena terburu-buru atau pun memang malas. Padahal jika penempatannya tak karuan saya juga yang kesulitan saat mengambil barang. Belum lagi dicampur sampah. Struk makan, kwitansi pembelian atau kertas2 ATM biasanya jadi sampah yang saya cemplungin ke tas. Kadang plastik segel air mineral pun masuk ke dalamnya.

Nah sekarang saya mencoba lebih rapi deh isi tasnya. Dimulai dengan menempatkan kembali benda2 di dalam tas sesuai pengelompokannya.

– Ada dompet hitam yang isinya beberapa charger, power bank, kabel data dan handphone2 saya.

– ada dompet berbahan blue jeans yang saya gunakan untuk menyimpan pensil, pulpen, penghapus, tip-ex, penggaris, ikat rambut dan spidol – ada dompet plastik warna biru untuk saya menyimpan kertas2. Isinya ditata mulai dari bon2, kwitansi, bukti transfer, bukti rekening listrik dan telepone, stiker, brosur2, dan mungkin amplop2 kecil.

– sekarang saya sediakan juga buku kecil untuk mencatat cepat informasi ataupun data semacam no telepon, rekening teman, alamat atau pesanan. Karena saya sering lupa mencatat dimana atau terhapus kemudian nyusahin orang lain dengan bertanya lagi dan lagi.

– dompet sebenernya hanya berisi kartu ATM dan kartu2 member apotek, tempat refleksi, atau kartu Fun World. Uangnya jarang banyak. Paling selembar dua lembar saja yang saya butuhkan.

– di tas wajib ada payung. Kita gak pernah tau kapan hujan akan turun.

Dengan memasukan kembali masing2 kelompok barang ke wadah lebih kecil sebelum akhirnya dimasukan ke dalam tas, saya berharap isi tas selalu rapi dan saat mencari barang tertentu saya dengan mudah mengambilnya. Mudah2an ini bukan resolusi sesaat. Niat sekarang, besok2 malas. Mudah2an gak main cemplang ini cemplung itu.

Saya nasehatin diri saya sendiri untuk menyimpan kembali barang2 di tempatnya di tas dengan rapih. Jadi Say No to cemplang cemplung barang ke tas sembarangan!

Mulai sekarang isi tas harus rapi untuk kebaikan diri sendiri. Semangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s