Sedikit Digertak Penyakit

Kamis pagi kemarin saat saya bangun tidur saya merasakan sekujur tubuh saya sendi2nya ngilu. Sakit yang sama pernah saya alami awal April lalu yang saya fikir mungkin serangan virus karena disaat yang sama mata saya merah.

April lalu saya sembuh setelah minum Neuromec, Imboost dan meneteskan obat tetes mata agar mata merah saya sembuh. Itu saran LinkLoenk kawan SMA saya yang sekarang menjadi seorang dokter. Pagi Kamis kemarin pun merasa gejalanya sama saya minum Neuromec yang tersisa di rumah.

Saya jadi khawatir, tanpa pemicu yang saya sadari kok ya bisa keluhan yang sama kembali terulang. Saya kan jadi curiga macam2. Duh jadi parno. Perasaan takut ini bukan tanpa alasan, karena alm bapak saya sakit DM dan jantung kan berarti saya waspada untuk hidup lebih sehat.

Kamis saya kesulitan gerak, sulit jalan. Semua sendi dan ruas2 jari ngilu jika digerakkan. Berasa jompo dibuatnya. Hari jumat sakit masih sama terasa.

Akhirnya Sabtu pagi saya menyempatkan diri pergi ke lab. Setelah berpuasa 12 jam saya memberanikan diri untuk cek darah. Duileh, cuma cek darah tapi saya deg2annya dari semalam. Maklum nyaris 19 tahun saya tak pernah kena suntik. Beruntung petugas labnya ibu cantik dan senior. Saya diambil darahnya tanpa rasa sakit dan sekejap saja. Alhamdulillah.

Walah dapet hasil lab-nya pun deg2an. Saya ngeri aja hasilnya gak ideal. Maklum, selain ada sejarah keluarga juga badan saya lumayan “subur”. Siap2 nelen pil pahit deh bacanya. Tapi kekhawatiran hanya kekhawatiran. Hasil labnya gak terlalu buruk, hanya ada sedikit warning di Gula darah dan kolesterol. Tapi bukan masalah.

Sabtu sore saya meluncur ke salah satu tempat praktek Dr. Djabir Abudan. Wah sayang ternyata yang bersangkutan cuti, mana saya sendirian dan jalan tertatih-tatih. Akhirnya saya kembali datang Senin sore.

Dokter dan perawat mengenali saya sebagai anak alm bapak. Saya sodori kertas hasil lab dan dr.Djabir memeriksa saya sejenak. Dia bilang angka2 hasil lab gak ada apa2, semua masih oke. Jikalau pun ada yang ditandai bintang itu sekedar warning untuk di jaga. Ah leganyaa….

Lalu sambil menulis resep, saya tanya sama dokter sakit saya beberapa hari ini apa? Saya kesakitan jalan dan gerak. Dan jawabnya : reumatik. Hah? Oh yeah.. masa reumatik. Huhu

Pantas saja saya kamis kemarin mendadak nyeri ngilu sekujur tubuh. Mungkin ada hubungannya dengan kehujanan malam sebelumnya. Jadi saya sudah gak disarankan untuk mandi malam dengan air dingin. Duh..kalo gerah gimana dong.

Dikasih sakit segitu juga parno loooh. Maklum pikiran sudah melayang kemana-mana. Kalau pada akhirnya tau nilai2 lab gak buruk minimal saya tau harus mempertahankan angka2 tersebut dalam kondisi normal.

Saya takut sakit, takut mengidap suatu penyakit yang repot mengobatinya. Jadi ini saatnya mencanangkan hidup sehat, olahraga dan mengatur makanan yang kita telan. Dan betul teman2 saya, mungkin saatnya punya sadar untuk memeriksakan kesehatan diri secara berkala.

Menghindari tentu jauh lebih baik dari mengobati. mari kita jaga kesehatan diri sendiri. Semoga kita dijauhkan dari segala penyakit. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s