Jatuh Cinta Sama Tanaman Anggrek

image

Baca kutipan kata2 di satu buku tentang tanaman anggrek siang ini mengingatkan akan diri saya mengapa suka dengan bunga satu ini.

Begitu anda memelihara tanaman anggrek dan berhasil membuatnya berbunga, niscaya anda akan “kecanduan”. Setelah merasa bangga dan jatuh hati, anda akan merasa sulit untuk melepaskan diri dari perasaan ingin mendalami seluk beluk tanaman ini.

Saya gak feminin loh, setidaknya dari dandanan saya sehari-hari yang angin2an. Tapi suka bunga ini membuat saya bilang ke diri sendiri, selain rambut yang panjang, punya buah dada dan rahim sepertinya inilah hal lain yang menunjukan saya cewek🙂

10 tahun lalu saya mengunjungi salah satu pameran di kampus saya IPB. Hari ini saya tertarik membeli 2 buah pot tanaman anggrek satu warna ungu magenta satu lagi putih. Jauh2 saya bawa pulang ke rumah sepulang dari kampus sore itu. 2 sahabat saya pun membelinya. Mereka pajang di kost2an.

Bunga anggrek rewel, konon salah sedikit perlakuan kita dia akan mogok berbunga. Bikin berbunganya pun penuh tantangan. Sekalinya berbunga dia akan tahan berbulan-bulan.

Saya bertahan loh dengan 2 pot anggrek tadi. Sementara pot bunga anggrek dua sahabat saya dihibahkan ke salah satu mahasiswa pertanian untuk dirawat selama mereka mudik liburan (dan ternyata untuk selamanya gak diambil lagi)

Dua pot itu berbunga…lalu berguguran..setengah tahun kemudian berbunga lagi. Saya pun kegirangan. Gimana gak bangga, konon bikin berbunganya gak mudah. Saya juga sempet menyerah ketika gak berbunga sangat lama.

Tapi rasa bahagia saat lihat tanaman anggrek muncul batang dan kuncup2 bunganya bermekaran menyemangati untuk terus menjaganya. Saya juga membeli beberapa pot yang lain. Memandang bunga2 ini seperti ada kepuasan sekalipun beberapa saya tak mampu membelinya.

Saya suka mengunjungi rumah anggrek di satu sudut kebun raya Bogor. Sambil bercita-cita memiliki lahan yang cukup di rumah di kehidupan saya nanti di masa depan. Punya cukup uang untuk membeli dan menatanya di rumah saya sendiri. Sementara ini saya hanya bisa membeli beberapa dan memajangnya secara terbatas di teras rumah saya yang tak besar.

Mari..sebelum bermimpi punya kebun anggrek di rumah sendiri mari mencintai saja yang sudah dimiliki. Biar mereka rajin berbunga dan bermekaran. Percayalah, menatapnya saja menyenangkan apalagi berbunga saat dirawat kita sendiri, puas rasanya.

image

image

image

image

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s