Hobi Kok Ngecilin Hati Orang Lain

Buat yang hatinya pernah kecil, sedang merasa kecil, atau kadang tak sengaja merasa dikecilkan orang lain, pengalaman tersebut seharusnya menjadi pelajaran bagi diri kita sendiri untuk tidak semena-mena bersikap terhadap orang lain, lebih hati2 dalam menyikapi hal2 yang berkaitan dengan orang lain maupun kesalahan dan kenyataan yang diakibatkan oleh orang lain.

Untuk hal sederhana sekalipun.

Karena kita tidak pernah benar2 tau isi hati dan pikiran seseorang. Ibarat fisik yang kadang kala tidak fit, saya rasa perasaan dan pikiran seseorang pun ada kalanya rapuh…puh..

Tantangan bagi diri kita untuk tetap waspada akan sikap kita sendiri. Mungkin kita melemparkan kalimat pedas yang alih2 berniat meng-eksistensikan pemikiran kita eh malah mengecilkan perasaan orang lain tanpa kita sadari.

Atau mungkin terlalu menunjukan segala pencapaian yang kita peroleh ataupun kesenangan yang kita dapat yang bisa saja tanpa kita sadari telah melukai perasaan orang lain yang tak memilikinya.

Sikap mengecilkan hati yang paling “tajam” saya pikir adalah ketika menghadapi perlakuan berbeda atas orang satu dengan yang lain. Entah karena apa mungkin orang yang diperlakukan lebih dianggap jauh lebih berprestasi, lebih banyak memberi, derajatnya dianggap lebih tinggi ataupun sebut saja lebih banyak uangnya.

Tanpa sadar kita memperlakukan orang dengan kondisi sebaliknya dengan cara yang “sekenanya saja”. Mudah sewot lah, keramahan minim lah atau bahkan menyepelekan.

Padahal kita tak pernah tau sedang dalam kesiapan bagaimana perasaan dan pikiran seseorang. Di sisi lain kita tak mampu menghadirkan solusi bagi hidupnya yang bahkan kita sendiri tak jua tau pasti eh kita malah menambah-nambah lara orang lain dengan bersikap berlebihan, emosional sesaat dan sarat akan ego kita yang semakin membuat perasaan orang lain jadi kecil.

Orang yang berada dalam situasi berjuang dalam hidup, meniti sesuatu yang baginya tak mudah, menjaring semangat dan mengembangkan harapan setiap saat merasa “terjatuh” eh malah makin merasa nelangsa hanya karena sikap diri yang tidak bisa kita jaga.

Saya pernah merasa kecil hati, pun mungkin pernah sengaja tak sengaja membuat orang menjadi kecil hati. semoga saya bisa belajar karena pernah berada di posisi keduanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s