Tangisan Langit Malam

Ada sebuah puisi sedih yang teruntai saat berdiri menanti hujan besar di sisian emperan toko malam ini.
Namun bibir terasa kelu mengucapkan setiap katanya. Hanya mampu diam dan dalam derasnya air hujan tumpah dari langit, diam-diam ku telan setiap bait dan kata-katanya satu per satu.
Bagaimana pun hidup harus lebih baik dari sebelum malam ini.

2 thoughts on “Tangisan Langit Malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s