Nasi Kuning dan Ketupat Sayur Jalan Heulang

image

Selamat pagi dari Kota Bogor….

Saya mau share sarapan saya pagi ini ah. Pagi ini saya sarapan di satu jalan yang bernama Jalan Heulang. Teman2 saya sesama alumni SMPN 5 Bogor mungkin agak familiar dengan jalan ini.

Yup, Jalan heulang adalah jalan di sisi Lapangan SMKN 1 Bogor (dulu kita mengenalnya dengan SMEA Negeri). Jalan ini dilalui oleh angkot 16 Salabenda – pasar anyar atau pun 07 biru Bojong Gede – Pasar anyar. Lokasi gerobak dagangnya tepat di sebrang SMKN atau pas di depan pagar rumah dinas polisi.

Kamu yang terbiasa bolak – balik kantor imigrasi Kota Bogor, jalan heulang persis jalan sebelah kanannya kantor Imigrasi.

Saya sesekali awalnya suka lihat pedagang ini. Awalnya malah aneh kok dia jualan di kawasan yang saya bilang sepi karena bukan lintasan umum. Namun lama2 dari mulut ke mulut saya dengar konon rasanya enak. Dan benar saja lama2 rame juga loh. Bukan orang yang melintas saja yang beli, melainkan orang2 yang sengaja datang. Persis saya pagi ini.

Menu utamanya adalah nasi kuning dan Kupat Sayur. Nasi kuning ini dilengkapi oleh seiris goreng tahu, tempe orek, bihun kecap, kerupuk dan sambal (pilihan bisa sambal cabe atau sambal kacang). Kita bisa menambahkan sendiri gorengan bala2, tempe goreng ataupun perkedel. Harga sebelum tmbahan adalah 7500 rupiah.

image

Menu satunya lagi adalah kupat sayur. Ketupat disiram oleh sayur kuah berbahan gambas (haduh gambas iki opo toh bahasa indonesianya?) Labu siem apa ya? . Lalu diberi seiris tahu, diberi balado telor dan ditaburi sedikit sewiran ayam. Harganya sama 7500.

image

Untuk kita yang kebetulan berada di sekitar situ pagi2 mungkin bisa numpang sarapan. Walau sisi jalan namun kawasan lalu lintasnya bukan kawasan padat dan ada di area rindang pepohonan. Jadi perkara polusi dan kendaraan tidak terlalu jadi masalah. Katanya sih buka pukul 06.30, tutup saat dagangan habis. Bisa pukul 09.00, 10.00 bahkan 11.00.

Jika lihat suasananya sepertinya sebagian pembeli adalah pelanggan setia. Mereka memesan dan berkomunikasi akrab. Makan hanya duduk di kursii plastik. Nilai plus lainnya adalah penjualnya menyediakan teh panas tawar tanpa menjual minuman lain. Dan saya rasa sih tadi agak bebas mintanya karena saya menghabiskan 3 gelas teh panas *_*.

Sekian laporan sarapan pagi saya. Sebenarnya saya bela2in jalan pagi dari rumah (karena jalannya one way dan saya menuju arah berlawanan) untuk beli kupat sayur labu untuk kakak ipar yang opname yang susah makan namun katanya kebayang kupat sayur. Jadi deh saya ikutan cicip.

image

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s