Wild Romance : Cinta Dan Fanatisme Suporter Olahraga

Nonton drama korea Wild Romance yang diawali adegan eforia satu keluarga Korea dalam mendukung tim bisbol kebanggaannya bisa menyeret bayangan kita akan fanatisme sejenis yang juga terjadi di negeri ini, terutama terhadap olahraga sepakbola. Ternyata hal semacam ini terjadi juga di negara lain.

Di Kisahkan satu keluarga dengan ayah sebagai single parent dengan dua anaknya, satu perempuan dan satu laki2. Di suatu karaoke terjadi kesalahpahaman sehingga terjadi perkelahian antara keluarga itu dengan salah satu pemain utama tim bisbol lawan. Tak disangka kejadian tersebut memicu skandal yang lebih panjang.

Menutupi kejadian sebenarnya di settinglah bahwa si perempuan yang melumpuhkan atlet bisbol itu adalah bodyguard yang sedang melatih bela diri. Hasilnya adalah terjadi hubungan pura2 sebagai bodyguard dan klien antar keduanya. Hal ini sungguh sulit, karena si wanita adalah suporter fanatik dari tim yang berbaju Biru ( saya lupa apa nama tim-nya), dan si atlet yang harus ia kawal adalah pemain utama tim bisbol lawan yang berseragam merah.

Oke, kalo mau bayangin di sepakbola nasional saya jadi inget sama tim sepakbola ibukota (Merah) dan tim sepakbola Jawa Barat (Biru)

Kebersamaan antar keduanya seperti biasanya cerita di drama korea tentu jadi bergeser menjadi hubungan saling taksir yang mereka tak sadari.

Disuguhi alur yang agak membosannya bagi saya di 50% cerita diawal, namun tak usah khawatir cerita akan menarik di pertengahan akhir. Kisah yang lengkap antara cinta, olahraga, persaudaraan, perkawanan dan misteri. Drama yang banyak menonjolkan karakter2 yang unik. Sayang sekali, tidak menariknya drama ini di awal adalah pembawaan di pemeran utama wanita yang gak klik di hati saya, juga mata Lee Dong Wook yang terlalu besar🙂

Kalau merasa jemu di awal drama maka bertahanlah, di pertengah cerita dikemas begitu apik, bikin penasaran dan mengajak berfikir.

Film dengan mengusung percintaan dan fanatisme suporter ini pernah ada juga di bioskop tanah air beberapa tahun lalu. Antara tim sepakbola warna Biru dan Warna Merah. Problemnya adalah ketika dua tokoh utama saling jatuh cinta sementara mereka harus menghadapi keluarga yang sudah terlanjur fanatik dan membenci tim lawan.

Hal baru yang saya lihat di drama korea. Ternyata fanatisme sejenis ini juga ada. Bahkan di drama ini ada nyanyian yel yel dari suporter biru (lengkap dengan jaket, baju, topi dll warna biru) yang inti nyanyiannya : “mereka akan setia mendukung tim biru menang maupun kalah”. Saya langsung tersenyum melihatnya. Mirip dengan kata2 yang dilontarkan oleh suporter bola tim Biru di sini.

Gak menyesal juga menonton drama ini. Walau sempat jenuh menonton di bagian awal (karena gk jatuh hati dengan gaya ceweknya) tapi akhir cerita drama ini cukup menghibur dan proses menerka-menerka saat kita menonton juga jadi menarik karena kita mencurigai banyak orang namun ternyata penjahat sesungguhnya adalah orang yang tak diduga-duga.

Belum nonton? Selamat mencoba. Sudah nonton? Mari kita tunggu mungkin saja tak lama lagi muncul di televisi nasional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s