Bioskop Usang

image

Beberapa hari lalu, saya ikut ke pasar tradisional di Kota saya mengantar ibu. Bukan mengantar dalam artian sebenarnya sih, motif utama adalah saya mau ikut sarapan ketupat padang si Uni pagi itu. Ya, si Uni emang berjualan di pasar.

Sambil menelusuri pedagang-pedagang, sesekali saya dan ibu berhenti. Sementara ibu saya bertransaksi menawar barang saya berdiri memandangi sekeliling, pedagang lain, menoleh memperhatikan kejadian-kejadian umumnya di pasar tradisional. Hingga akhirnya saya agak menengadah dan mendapatkan bangunan tinggi besar dan plang-plang sisa yang mengisyaratkan bahwa pada masanya dulu, gedung itu adalah sebuah bioskop.

Zaman saya SD dulu, tepat di gedung yang saya foto di atas adalah satu gedung toserba Plasa Dewi Sartika. Dibawahnya semacam food court aneka jajanan, di lantai 2 departemen store, dan di lantai 3 ada supermarket dan bioskop 21.

Lokasinya dulu nyaman untuk didatangi. Jalan di depan gedung bersih dari PKL. Di sebrang gedungnya ada sebuah toko buku dan alat tulis Dewi sartika. Saya sering kesini. Jajan bersama orang tua, membeli baju, atau sekedar belanja kebutuhan supermarket.

Beranjak besar saya mulai mengenal bioskop. Sering saya menonton film-film di bioskop ini bersama kawan2 saya. Bahkan jika sedang punya banyak uang jajan seperti masa-masa lebaran saya bisa pergi ke bioskop setiap hari dalam seminggu berturut-turut dan menonton film-film yang berbeda.

Saya masih ingat lobi bioskop dan kursi2 melingkarnya, ingat tangga2 tempat saya dan teman2 duduk menunggu pintu studio dibuka. Ingat aroma pop corn dan pojokan tempat menjual minuman. Ingat moment2 bertemu teman sekolah tak sengaja disana, atau ingat bagaimana duduk dari kejauhan memperhatikan sepasang kawan terlihat datang bersama ke bioskop sementara di sekolah telah tersebar rumor mereka berpacaran.

Pagi itu, saya melihat plang2 kosong dan usang tempat dahulu bioskop ini memajang gambar2 film yang sedang diputar. Plasa dewi sartika pun jauh lebih acak2an, lantai satu dipenuhi oleh toko2 dan pedang kaki 5. Pedagang2 di pasar menyeruak ke jalanan dan menghabiskan separuh jalanan dengan hamparan sayur mayur.

Ya, bioskop 21 dewi sartika itu pada akhirnya tak mampu bertahan. Selain memang dilemahkan oleh sisi kenyamanan lingkungannya yang berhimpitan dengan pasar, di Kota bogor sejak beberapa tahun ke belakang mulai bermunculan mall2 baru dan tak ketinggalan bioskop2nya. Lokasi-lokasi yang lebih strategis, dilengkapi lahan parkir yang cukup dan bersinergi dengan toko2 dan pusat2 jajanan khas mall2 zaman sekarang.

Remaja era sekarang mungkin tidak mengalami atau setidaknya hanya mendengar dari cerita, bahwa dahulu ada bioskop 21 Dewi Sartika yang pernah berjaya dalam memfasilitasi gairah warga Bogor dan sekitarnya untuk menonton film2 di Bioskop.

Hal sama pernah diceritakan ibu saya tentang bioskop2 di masa lampau di zaman beliau. Ceritanya selalu sama, bioskop besar kala ibu saya remaja telah usang terlebih dahulu dan saat saya kecil sudah melihatnya sebagai gedung lama yang teronggok tak berguna.

Sepertinya hukum ke-usangan ini hanya menunggu waktu. Sebuah bioskop yang besar di era siapapun harus bersiap untuk menjadi usang jika tidak mampu terus memperbaharui diri dan menyerah digempur bioskop2 baru yang siapa tahu akan datang di masa depan.

*bioskop pada gambar adalah bioskop 21 di Plasa Dewi Sartika. Percaya tak percaya dulu, tepat dibawah bioskop itu adalah kelas saya di sekolah lama. Yang saya tempati selama satu tahun sebelum akhirnya kenaikan kelas 2 SD sekolah di relokasi ke tempat lain dan di bangunlah mall ini

2 thoughts on “Bioskop Usang

  1. cerita (kisah bioskop sartika) ini semoga juga kebaca oleh walikota bogor Bima Arya ya. siapa tau nantinya bioskop dimaksud bisa hadir kembali, dan menghibur warga bogor kembali; termasuk saya hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s