HP serasa Belahan Jiwa :p

Yak! Judulnya aja tampak gak pas gimana gitu ya di telinga. Biarkan saya melebay di judul namun disini saya akan menulis dengan sedikit renungan bagi diri saya sendiri.

Dalam seminggu ini saya terpisah dari HP android saya gara2 HP itu mengalami sedikit kerusakan. Senin lalu saya inapkan HP saya di service center dan dijanjikan beberapa hari akan selesai.

Duuueeeeng! Mulainya rasa-rasa hampa tanpa HP yang kemana saja saya genggam itu. Bagaimana tidak, HP yang memang saya khususkan untuk kegiatan online itu nyaris saya genggam kemanapun. Saat dalam antrian, HP ini jadi alat saya membaca berita, mendapat kabar kabari terbaru, bercengkrama dan bergurau dengan kawan2. Tidak hanya dalam antrian, di angkutan umum, saat menunggu orang lain bahkan di kamar mandi dan tempat tidur sekalipun HP ini menemani.

Dengan HP ini, tidak perlu memegang koran secara fisik untuk bisa membaca surat kabar, tidak perlu berkumpul bertatap muka langsung untuk tergelak bersama kawan2. Bahkan dengan HP ini saya bisa menulis dalam blog saya.

Berpisah dengan HP saya jadi menyadarkan saya betapa besar ketergantungan saya terhadap gadget tersebut. Kebutuhan saya berselancar di dunia maya juga ketara sebegitu kentalnya. Ini tidak benar-benar aneh sebenarnya, internet sudah menjadi bagian hidup sebagian orang. Saya pun begitu, dunia maya sudah menjadi salah satu tempat bermain saya bertahun-tahun lalu.

Lumayan loh bikin merenung. Kegelisahan saya tak mendapatkan kemudahan berkomunikasi dan berinteraksi di dunia maya gara2 HP saya sakit menyentil saya dan memancing gumaman dalam hati : “ya ampuun, lu kayak yang sakau gitu. Segitunya ya tuh HP”. He2

Hanya saja itu benar2 terasa di 2-3 hari pertama. Selanjutnya saya mendidik diri saya sendiri untuk santai dan tidak terlalu terganggu secara emosi. Toh dibalik porsi waktu yang besar di dunia maya saya secara individu masih punya kehidupan nyata yang saya jalani dengan normal.

Wah ini HP masa bisa bikin gelisah dan galau bahkan hampa ya saat gak ada. Hehe, bahan pengingat saya juga sih mungkin sebegitu besar ketergantungan saya. Bagus juga dijauhkan selama seminggu ini, bisa saya jadikan moment agar tidak terlalu bergantung akan sesuatu dan kemudahan yang menyertainya.

Duuh HP, masa iya kamu soulmate saya. Soulmate tuh harusnya seorang pria di luar sana yang sampai sekarang belum menunjukan batang hidunyanya🙂

2 thoughts on “HP serasa Belahan Jiwa :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s