Anak Malam Tua di Jalan

image

anak jalanan

Foto yang saya tampilkan disini adalah foto beberapa anak jalanan yang tertidur lelap di emperan toko roti yang Alhamdulillah lantainya jauh lebih bersih dibandingkan toko lain. Mereka tertidur di malam yang saat itu berangin. Lihatlah bagaimana mereka menghangatkan diri dengan tidur merapat satu sama lain. Pilu liatnya. Dasar anak2 ya, jam dimana orang sudah berlalu lalang mereka sudah tidur. Alamiah, jam tidur anak2.

Malam ini saya melewati pertokoan itu kembali. Keberadaan mereka malam ini sungguh mencolok. Hampir 9 anak duduk melingkar seperti sedang rapat. Satu orang diantaranya sudah tertidur lelap. Saya mendekati mereka, berusaha mencuri dengar tanpa berani mengambil foto dan berpura-pura saya gak peduli. Setidaknya saya mencoba menghargai wilayah privacy mereka yang sedang “rapat”.

Ada satu anak laki2 paling besar yang sedang bicara. Usianya paling kelas 5SD. Anak itu berperawakan kurus, rambutnya lurus. Sepanjang saya mendengarkan sepertinya anak tersebut sedang memberi wejangan kepada anak2 lain dan membahas suatu masalah lain.

Anak2 yang duduk manis mendengarkan lebih kecil dari usia anak yang bicara. Laki2 semuanya umuran dibawah kelas 4SD. Bahkan ada anak laki2 usia 3 tahun disana. Duduk mendengarkan seksama sambil menyandar ke anak laki2 lain yang duduk bersila. Pedih, ini sudah malam😦

Ini penggalan kalimat yang berhasil saya dengar, sedikit kasar bahasanya :

“Anak jalanan didieu mah euweuh nu grup2-an. Kabeh oge sorangan2. Ulah sok tengil ribut-ribut sagala. Mun ngagebot mah gebot deui weh sorangan”

(Anak jalanan sini gak ada yang grup2-an, semua juga sendiri2. Jangan suka tengil pake ribut-ribut. Kalo ada yang mukul, mukul aja sendiri)

Agak samar, lalu gue denger lagi :

“Mun arek adu nyali mah hayu, bisi rek nguji nyali aing”

(Kalo mau adu nyali hayu, barangkali mau nguji nyali saya)

Tertegun saya disana, yang bicara dan semacam kasih wejangan tampak masih kanak2. Sepertinya dia sedang menengahi anak jalanan yang bertengkar. Dan Mereka malam ini duduk melingkar disana bermusyawarah. Sebagian anak lain saya dengar menjelaskan perkara, anak2 yg lebih kecil hanya duduk manis, diam dan fokus mendengarkan.

Saya trenyuh melihatnya, bagaimana bisa anak2 yg seharunya mungkin ada di suatu rumah dan belajar di ruangan yang terang oleh lampu, justru besar di jalan. malah tampak lebih dewasa dari usia mereka.

Anak2 yang dibawah usia 5 tahun tampak duduk manis mendengarkan. Seolah mereka tau pembicaraan malam ini adalah pembicaraan penting, tidak bagi dunia setidaknya penting bagi lingkungan pergaulan mereka. Usia 3 tahun rasanya jam segitu saatnya tidur, mengantuk. Atau bermain tanpa dengan mudah diminta duduk tenang.

Tetapi mereka ada disana, dijalanan. Tempat orang2 dewasa berlalu lalang. Tempat orang2 tak dikenal berseliweran. Tidur diemperan toko. Tak ada yang menghalangi angin, tiada yang menutupi dingin. Bertahan dan matang dengan sendirinya. Di Jalanan.

Siapa orang tua mereka? Dimana, ih dimana? Kenapa anak seusia mereka bertebaran di jalanan. Siapa kalian yang melahirkannya ke dunia. Terpisahkah? Dibuangkah? Hilangkah? Jangan biarkan mereka ada dijalanan jika mereka anak kita. Jangan membuang anak2 masih kecil ke jalanan. Jangan pernah membuang bayi tak berdosa dengan alasan apapun. Orang tua mungkin tak membayangkan akan sekeras apa hidup di jalanan.

Bisa apa saya? Selain ikut bersedih melihat anak jalanan tadi. Pemerintah, mungkinkah bisa memperhatikan anak2 ini? Hidup masih panjang bagi mereka, namun mereka sudah tua di jalanan.

2 thoughts on “Anak Malam Tua di Jalan

  1. miris mba…
    seneng mba masih perduli mengamati lingkungan orang2 terlantar…saya dukung mba jadi pelopor berdirinya panti orang2 terlantar..dan orang gila….INSYAALLOH SAYA MAU BANTU
    saya sedih,kasian,tapi gmn ya mba???mudah2an keluarga kita diberi kesehatan dan selalu diindungi ALLOH SWT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s