Slow Motion dong aaah

ini aku

Hal yang mau saya ceritain pagi ini sebenernya udah lama dan cukup sering saya pikirin. Entah ini pemikiran yang salah atau bukan, namun jika muncul pada waktu2 tertentu rasanya wajar aja.

Sekali waktu saya terpikir kok ya rasanya saya berharap saya sedikit bisa melakukan atau beraktivitas dengan pelan dan lemah gemulai🙂. Bukan perkara bahwa saya gesit atau cekatan, karena toh dalam beberapa hal saya pun tidak secepat orang lain dalam melakukannya.

Begini deh saya kasih contoh agar lebih faham yang saya maksud. Misalnya ketika saya bersiap akan pergi keluar rumah, saya akan melakukan segala persiapan dengan secepat kilat. mandi, pakai baju, taburin bedak tipis ala instan dan brak bruk memasukan segala barang yang saya perlu ke dalam tas dengan terburu – buru.

Akibat dari kebiasaan ingin cepat seperti itu, saya sering sekali melewatkan hal2 yang mungkin dilakukan oleh orang2 yang lebih pelan dan santai. Misalnya, pakai lipstik. Teman saya mba Eva minggu lalu sampai bilang katanya kok beberapa bulan ini saya tidak menggunakan lipstik. Lah wong saya selalu pengen buru – buru kalo pergi keluar rumah. Nah kadang lipstik tidak saya pakai dengan alasan malah bikin lama, atau di jalan pun toh bisa pakai. Lebih parah lagi perasaan gak pakai pun kok ya gak apa2🙂

Perasaan selalu ingin terburu – buru seperti itu sebenarnya tidak merugikan juga sih, toh jadi orang yang lelet pun rasanya gak menyenangkan. Tapi belakangan saya rindu kembali jadi orang yang melakukan apapun dengan santai, seksama dan rapih. Percaya atau tidak percaya, dulu saya kuliah masuk jam 8 pagi setiap pagi rambut panjang ini saya cuci lalu saya blow sendiri. Saat mulai agak “ganjen” pun saya suka pake maskara dan sedikit sapuan blush on. Sekarang mana pernah? perasaan pakai bedak pun terasa buru.

Saya kadang miris melihat isi tas saya. Barangnya banyak dan gak karuan isinya. Sesekali sih saya rapihkan hingga tampak rapi dan mudah saat mencari sesuatu. Namun ya itu, saat pergi dari rumah semua barang dimasukan dengan secepat kilat, saat di  luar rumah pun saya merapihkan barang – barang saya dengan amat cepat, yang ujungnya TIDAK RAPIH.

Duh, pengen deh santai dan kalem. Toh saya pun terlalu “gesit” bukan hanya saat waktu yang terburu – buru. Mungkin lain kali saat saya habis mengajar saya bisa memasukan berkas – berkas saya dengan rapih, dilipat, dikumpulkan yang sejenis dan memasukan buku dengan hati2. Ok, biarkan saya menangis dulu karena kemarin saya lihat tas baru saya dalemnya kotor kecoret – coret pulpen dan spidol yang tutupnya terlepas >.<

Banyak contoh “kegesitan” saya, entah saya ini gak sabar karena apa. Bandingkan dengan teman saya yang kalem, perlahan dan seksama dan mungkin perfeksionis. Ada yang wajahnya selalu rapih dengan make up yang sempurna, ada yang karena kalem dan pelannya temen saya jarang sekali ketinggalan sesuatu, kehilangan sesuatu karena dia selalu mengecek apa2 dengan pelan2.

Dulu sekali saya dan sahabat saya Revi sama2 sedang mengerjakan tugas mengetik di rental hingga pukul 9 malem. sedangkan rumah kami jauh sekali dari kampus. saya merasa kemalaman, maka saya menyelesaikannya pun dengan terburu – buru. Mematikan komputer, menyimpan data, semua barang saya masukkan ke tas dan setelah menggunakan sepatu saya siap untuk pulang.

Perhatikan bagaimana Revi kala itu, ia mengecek kembali pekerjaannya, ia menyimpan data, merapihkan kembali meja dan kursi komputer, mengeluarkan disket, melipat kertas2 dengan rapih, memasukannya ke dalam tas, periksa dompet, dan gilanya lagi dia kembali ke meja melihat kalau2 ada yang tertinggal. Selama dia melakukan itu saya dengan lutut yang tidak tidak seperti bersiap untuk lari pulang, sungguh tidak sabar.

Saya pulang dengan isi tas berantakan, pekerjaan sama2 selesai, namun disket saya ketinggilana :)) dan nilai tugas Revi memang lebih bagus dari saya >.<

Banyak banget contohnya. Nanti saya ingat2 lagi. Intinya saya berharap bisa lebih pelan dan perfeksionis lagi saat bersiap dan melakukan sesuatu. Tapi menuliskan post ini harus saya hentikan, karena saya terburu – buru pergi ke kampus. Sepertinya jadi terlambat dan saya terancam tidak menggunakan bedak saya nanti:))

…………………………….. bersambung…………………………..

 

 

 

4 thoughts on “Slow Motion dong aaah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s