Energi Dari Mendengarkan Curhat

Setiap dari kita yang memiliki teman, pasti pernah merasakan apa yang disebut mendengarkan curhatan seseorang. Curhat singkatan dari curahan hati dimana si penuturnya berbicara tentang apapun yang sedang dirasakan hatinya. Mengingat banyaknya curhatan bernada kesedihan, gak heran juga kalo pada akhirnya aktivitas curhat itu cenderung identik dengan berkeluh kesah dan meratapi kesulitan diri. Padahal, saat ada seseorang bercerita sesuatu yang sedang membuatnya bahagia itu juga curhat loh, gak melulu sedih.

Belakangan ada juga istilah curcol, singkatan dari Curhat colongan. Curhat kategori ini umumnya adalah curhat yang tidak direncanakan. Si penutur tidak berniat curhat, situasi saat itu pun sesungguhnya bukan situasi yang pas untuk curhat. Namun karena satu dan lain hal, dalam situasi gak pas itu pesan – pesan yang ingin seseorang bagi dari hatinya bergulir begitu saja. Seringkali curhat colongan itu terselip dalam bahasan yang sesungguhnya tidak berhubungan langsung.

Saya punya banyak teman yang tidak sedikit dari mereka yang menjadikan saya tempat berbagi. Semacam itu lah. Pasiennya tidak melulu temen deket semacam sahabat sih, bahkan yang jarang – jarang ngobrol pun sesekali saat situasinya pas maka akan mengalirlah untaian curhatan.

Saya sih seneng aja ketika mendapati seseorang curhat akan sesuatu, masalah atau pun kesulitan mereka bisa dijadikan pelajaran bagi kita pendengarnya. Curhatan bisa mengenai berbagai macam perkara, masalah, urusan, patah hati, sedih, amarah, kecewa semua perasaan yang beragam dengan sendirinya akan ikut mengalir merasuki kita seiring seseorang sedang mengisahkannya. Tidak jarang loh mood si pencurhat juga mempengaruhi kita pendengarnya. Jadi perlu hati2 juga menjaga diri saat kita dicurhati.

Lepas dari kemungkinan tertularnya kita dengan mood si pencurhat, sesungguhnya kita mendapat banyak hal loh ketika  banyak sudah curhatan yang kita tampung. Apa aja itu?

1. Menyamankan diri kita

Kata saya sih, seseorang bahkan banyak orang curhat sama kita itu adalah indikator kepercayaan dan kenyamanan mereka terhadap kita. Itu bisa jadi sinyal akan penerimaan keberadaan kita di sisi mereka. So, ketika merasa diri kita mendapat penerimaan yang baik di hadapan orang lain tentu saja kita akan memperoleh kenyamanan tersendiri karenanya.

2. Belajar sesuatu

Dari mendengarkan perkara dan kasus kehidupan orang lain seringkali membuat kita jadi ikut merasakan masalah tersebut. Kita akan banyak belajar dan mengamati bagaimana orang yang satu dan lainnya menyelesaikan masalah mereka yang berbeda.

3.  Sadar bahwa setiap manusia itu berbeda

Dengan mendengarkan curhatan dari orang lain kita bisa memperlajari bahwa orang yang satu dan lainnya memiliki pola pemikiran dan proses penyelesaian masalah yang berbeda. Kita akan belajar bagaimana untuk tidak menghakimi pihak satu dan lainnya, karena setiap orang satu dengan yang lainnya tidak dapat di samaratakan sekalipun problem mereka sama.

4. Ketenangan Jiwa kita

Kita sendiri tak luput dari masalah hidup, harapan, kekecewaan sama aja seperti yang lain. Ada kalanya kita merasakan bahwa hidup begitu sulit, keras kepada diri kita saja, betapa malangnya hidup kita bahkan rasa putus asa mungkin saja sudah membuat kita ingin menyerah. terserah hidup saja lah, begitu pikir kita.

Namun dengan mendengar curhatan kita tau bahwa banyak orang yang mengalami hal yang sama peliknya bahkan mengalami hal yang lebih pahit dari kita. Bukan berarti kita senang akan penderitaan orang lain, namun setidaknya kita jadi memiliki api semangat bahwa kita akan mampu melewati situasi yang sulit dengan belajar dari orang lain ketika menghadapi situasi yang sama.

5. Kita melakukan Kebaikan

bayangkan sedihnya ketika kita menyadari diri kita tidak memiliki siapapun untuk menjadi pendengar kita yang sedang ingin mengeluh?! rasanya akan sangat tidak menyenangkan. Nah kita juga bisa membayangkan hal itu ketika seseorang curhat kepada kita. Selain dia memiliki kepercayaan pada kita mungkin saja orang itu tidak memiliki orang lain yang ia percayai atau nyaman baginya berbicara ini itu.

Dengan mendengarkan curhat orang yang susah hati tentu saja kita sudah melakukan suatu kebaikan. Bersedekah telinga bagi orang yang membutuhkannya. Si pencurhat lega dan senang, kita si pendengar juga akan merasa kaya hati karena selain kita sadar telah melakukan sesuatu yang baik, hati kita pun mungkin lebih segar karenanya. Sadar bahwa orang lain pun punya masalah, orang lain mampu menyelesaikan, orang lain mampu bertahan. Semua hal itu pasti ikut membangkitkan semangat dan menambah kekuatan kita untuk menghadapi kesulitan kita sendiri.

****

Tapi kita juga harus hati2, salah – salah karena terlalu menyelami mood kita terjebak bersama mood si pencurhat. Karena emang tidak semua pencurhat itu menyamankan kita. ada juga loh pencurhat yang menyebalkan yang membuat kita ogah lagi jika harus mendengarnya berkeluh kesah lagi.

Jadi, jangan ragu untuk pasang telinga dan hati saat ada seseorang datang dan curhat kepada kita. Itu pertanda bahwa kita menyamankan dan dipercayai oleh yang bersangkutan. Sesungguhnya dari begitu banyak curhatan yang mampir ke kita, sesungguhnya banyak hal dari sana yang bisa kita pelajari.

Dan yang terpenting, kita jadi bisa melihat bahwa masalah yang kita hadapi bukan sebagai satu2nya masalah di bumi yang membuat kita menjadi lebih cemas. kita akan ikut berpikir bahwa orang lain pun mengalami hal yang sama. sedikit banyak itu akan membuat kita tenang dan tau apa yang pada akhirnya harus kita lakukan dan sikapi akan yang terjadi pada hidup kita sendiri.

nyanyi ah🙂

kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu

tak terbiasa ku dapati kau diam mendura

apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu

sekilas galau mata ingin berbagi cerita

ku datang sahabat bagi jiwa

saat batin merintih, usah kau lara sendiri

masih ada asa tersisa

letakkanlah tanganmu di atas bahuku

biar terbagi beban itu dan tegar dirimu

disana ada cahya kecil tuk memandu

tak hilang arah kita berjalan menghadapinya

4 thoughts on “Energi Dari Mendengarkan Curhat

    • hahahaha ah sering juga gue lagi sedih kalah dengerin orang yg sedih… kalo gak tahan banget sih mungkin melipir gk dengerin ya. tapi kalo tahan sih di dengerin apalagi kalo sayang ama orangnya hi3…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s