Sayur Genjer – Katanya sayur orang miskin

Nasi liwet Taman Koleksi

Tepat di sebelah mall Botani Square Kota Bogor ada tempat makan yang lumayan sering saya kunjungi. Cafe taman koleksi namanya. Cafe ini ada di pelataran taman koleksi kampus Institut Pertanian Bogor. Letaknya tepat di ujung bersebalahan dengan pintu masuk mall.

Pertama kemari saya makan menu Nasi Liwet Taman Koleksi ini. Menu rekomendasi kawan SMA saya yang bernama Ara. Nasi liwet ini seperti tampak pada gambar terdiri dari nasi liwet yang dibungkus oleh daun pisang, goreng ayam (ada pilihan empal juga),ikan asin, sambel, lalapan dan tumis genjer.

Dalam postingan ini yang mau saya ceritakan adalah sayur genjer tadi. Di cafe tersebutlah dan pada menu itulah saya pertama kali mencicipi yang namanya sayur genjer :) Sungguh, nama yang amat familiar di telinga karena banyak di sekitar saya sesekali menyebutkan salah satu jenis sayuran ini namun saya tidak pernah benar – benar memperhatikan bentuk, rasa apalagi memakannya. Semua karena di rumah saya, mamah saya belum pernah menyajikan sayuran ini di atas meja makan.

Ternyata enak juga rasanya ya…. gk jauh dengan sayur kangkung yang selama ini sering sekali kita makan dengan ditumis terlebih dahulu. Kok mamah saya belum pernah menyajikan ini ya di rumah? Hm, sebenernya kalo ada masakan yang tidak disajikan di rumah itu artinya mamah saya tau makanan itu tidak terlalu diminati. (misalnya semur daging, lebaran pun tidak di masak di rumah saya. alasannya katanya animo keluarga saya terhadap makanan berkecap minim. sigh padahal saya suka, tp kalah suara)

Ini di si daun genjer itu jika belum di masak

1. Genjer

Haduh, wikipedia menyebutkannya sebagai sumber sayuran orang miskin. Mungkin ini dikarenakan genjer sering di temui di sekitar sawah atau perairan dangkal sehingga tidak diperlukan biaya besar untuk mendapatkannya (atau bahkan gratis :) ). Genjer atau paku rawan salah satu tumbuhan rawa. Walau bisa menjadi gulma bagi tumbuhan lain tetap saja genjer ternyata enak untuk di makan.

Hey rasanya untuk saat ini gak ada urusannya dengan kaya miskin, selama makanan itu lumrah dimakan tidak peduli dari mana asal tumbuhnya genjer bisa menjadi makanan pilihan selain kangkung yang saya yakini lebih terkenal dan biasa dimakan.

2. tumbuhan genjer

Genjer tumbuh di perairan dangkal, rawa, kolam lumpur yang banyak airnya dan sering di temui di sekitar tumbuhan eceng gondok. Walau dibilang sumber sayur orang miskin tapi saya baca di detikfood konon katanya tumbuhan ini berasal dari Amerika loooh…

Menurut detikfood sayuran ini banyak disukai oleh masyarakat Jawa Tengh dan Jawa Barat (heeey saya orang Jawa Barat :) ). Untuk di Jawa Barat sesuai pula dengan menu yang pernah saya makan, Genjer sering di tumis dengan campuran tauco atau oncom merah , sluuurrrp :)

3. Tumis Genjer

Sejak saya mencicipi , setiap saya ke tempat makan itu saya suka memesan menu yang sama hanya karena membayangkan tumis genjernya . Di tempat makan lainnya, misal di rumah makan Ayam Geprek Istimewa saya pun jadi mulai pesan tumis genjer dari daftar menu dengan pemikiran saya pernah coba di tempat lain dan suka

Di rumah, beberapa hari yang lalu pun saya lihat mama saya membeli seikat sayur genjer dari pasar dan bilang ke saya genjer itu akan beliau tumis. hehe semua karena saya lapor saya makan sayur genjer di luar dan suka. Kata mamah saya ” tuuuuh kan kamu kalo di rumah disedian belum tentu makan, jadi aja gk pernah masakin. kirain gk akan suka” . suka – suka – suka atuh sekarang mah… :)

Kamu sudah biasa makan genjer? jangan bilang saya norak ya, maklumin aja deh. Kamu belum pernah makan genjer? ya cobalah sesekali suatu saat

Genjer, renyah – renyah liat kata detikfood :)

Gambar :

1. http://ditsayur.hortikultura.deptan.go.id/

2. http://id.wikipedia.org/

3. http://www.detikfood.com

About these ads

4 thoughts on “Sayur Genjer – Katanya sayur orang miskin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s