Fanatisme yang menghibur

sepakbola

Tumben saya pasang foto sepakbola? penggemar olahraga inikah saya? bukaaan🙂 jangankan jadi fans salah satu klub bola, terkadang cara mainnya pun olahraga yang satu ini saya gak tau banyak. Hanya tau kalo gol artinya dapet poin dan teriak GoooooL!!!!🙂

Sekeliling saya yaitu kawan2 sekolah banyak yang suka bola. Temen perempuan pun banyak yang suka, terutama klub luar negeri. Dulu di SMA saya banyak teman lelaki yang kategori anak bola (istilah temen2 yang hobi banget main bola plastik di lapangan sekolah kala itu). Kakak laki2 dan paman saya pun penyuka bola bahkan sang paman menjadi salah satu pembina para pemuda sekitar dalam kegiatan  persepakbolaan.

Saya mengenal seorang teman di dunia maya yang juga penyuka sepakbola. Ia  pendukung salah satu tim sepakbola besar yang bermarkas di Bandung. Teman saya ini bahkan memiliki situs yang berisi segala berita mengenai tim jagoannya ini.

Malam ini saya membaca situs tersebut, saya melihat beberapa tulisan yang teman saya tulis malam ini tentang kemenangan tim bola kesayangannya. Jujur saya akui ada yang menghibur di dalam situs itu. Yaitu komentar – komentar dari para pengunjungnya. Saya senang membaca komentar – komentar para pendukung yang terkadang amat fanatik itu.terkadang saya tersenyum, terkadang saya mengernyitkan dahi, terkadang saya terkekeh – kekeh sendiri bahkan pernah saya merasa geli hingga terpingkal – pingkal.

Saya tidak dalam posisi menilai fanatisme itu sendiri, kita semua kalo jujur pasti ada kecenderungan fanatis terhadap sesuatu bukan? maka saya hanya berada disana untuk menikmatinya. Lucu karena tentu saja saya memposisikan diri secara objektif sehingga tidak mungkin larut dalam fanatisme orang2 itu.

Saya melihat betapa terkadang orang lucu mengekspresikan rasa cintanya terhadap sesuatu. Celotehan lucu, situasi lucu bahkan sikap berlebihan yang juga tidak kehilangan kelucuannya pun menjadi hiburan. Awalnya ketika membaca para komentar disana kerap mucul suara2 “kok sampe segitunya sih?” namun belakangan hanya cukup tertawa jikalau menemukan komentar2 yang menurut saya lucu.

Namun fanatisme pun terkadang menghadirkan decak kagum terutama dikala fanatisme itu tidak ditampilkan secara berlebihan. Namun ditumpahkan dalam bentuk kecintaan yang positif dan tampak amat kekal. Ada cinta dan kesungguhan disana, terhadap sesuatu yang disukai dan dicintainya.

Jika yang sedang saya baca ini adalah mengenai sepakbola, masih banyak kok fanatisme dalam hal lain. Dalam wadah Bogor Korean Culture Community ghatering yang saya ikuti minggu lalu pun saya melihat kecintaan para anak gadis dengan grup penyanyi korea hingga belajara cara menarinya secara bersama.

Hm..saya menyukai hal apa ya hingga saya bisa dikatakan fanatik? bingung jawabnya. rasanya tidak ada..semua tampak biasa – biasa saja. sayang sekali ya tidak merasakan perasaan yang sama seperti orang2 itu. mendukung sesuatu dengan segenap jiwa raga dan pengharapan, yang berujung membawa kesenangan dan tidak mungkin sekaligus kekecewaan.

Fanatisme dalam sepakbola selain ditunjukan dalam bentuk kekisruhan yang anarki ternyata dari sudut pandang yang lain pun mampu menghadirkan penghiburan bagi kita yang melihatnya melalui mata hati yang terbuka.

2 thoughts on “Fanatisme yang menghibur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s