Hey, Kurang dooong (Bayar angkot)

angkot kota bogor Kemarin siang saya mengalami hal lucu ketika menuju ke salah satu rumah seorang kawan. Kejadiannya adalah saat saya berada di dalam sebuah angkutan umum bersama 2 pelajar SMP yang turun lebih dulu dari saya. Kedua anak smp laki – laki ini tampak bongsor, tinggi namun wajahnya tetap menunjukan kepolosan.

Dalam perjalanan, saya memutuskan membuka sebuah buku yang memang baru setengah saya habiskan. Perhatian saya teralihkan ketika si supir memanggil kembali karena si anak 2 tadi ketika turun hanya membayar 2000 untuk mereka berdua.

“kurang dong de…seribu lagi”

si supir berusaha mengklakson kedua anak tadi. Anak yang satu protes ke temennya mengapa bayar angkot sampe kurang, mungkin dia merasa malu. Akhirnya anak yang lebih tinggi kembali dan memberikan uang 5000 rupiah kepada si supir dan mendapat kembalian 4000 rupiah. Angkot pun melaju, dan dari ujung jendela angkot sesaat ketika saya akan kembali membuka buku yang tadi saya tutup sejenak saya lihat kedua anak tadi agak lompat kegirangan, terseyum dan memperhatikan lembaran – lembaran uang yang berada di tangan. saya pikir pastilah kembaliannya kelebihan.

Sayang, tingkah kedua anak tadi terlihat oleh si supir yang memang masih muda juga. Si supir memundurkan angkotnya beberapa meter, dari kaca spion saya melihat si supir tersenyum geli sendiri, tidak marah. Si anak sekolah pun menghampiri angkot untuk memberikan uang dengan muka datar. ternyata uang 5000 rupiah tadi malah dikembalikan oleh si supir ke anak, tapi kembalian 4000 rupiah juga. jadi total 9000 yang diterima anak sekolah tadi. hahaha, bukannya kembalian atuh, itu mah malah ngasih uang…

duh, si anak sekolah apa perlu saya ajari menahan ekspresi. coba kalo sedikit tenang aja..mungkin si pengemudi tadi akan sadar uangnya terbawa saat sudah jauh melaju dan kalian udah menghilang ditelan awan..hi3..

kasian, udah seneng di ambil lagi…hi3

6 thoughts on “Hey, Kurang dooong (Bayar angkot)

  1. Hihi..mangkanya tuh anak suruh kuliah ditempat lu ngajar atuh..
    Hahaa..
    Tapi masa mahal2 kuliah cuma mau diajarin nahan ekspresi aja ya..😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s