RUJAK BEUBEK

cheese043Rujak beubek yang gue gak tau ada gak di daerah lain, juga sama gak tau ini aslinya dari mana..yang jelas neh makanan yang belum ada franchise-nya ini mampu bertahan tetap eksis hingga gue diusia segini. apa menariknya, buahnya kecil – kecil, ngirisnya di irit – irit, pake terasi pula, di buebek lagi (di tumbuk di wadah kayu). tanpa inovasi, sekalinya ada kemajuan hanya pergeseran pemakaian wadah juga sendok daun menjadi gelas dan sendok plastik.

Tapi Gue suka ama makanan ini, walau kehadirannya gak bisa kita cari di tempat tertentu, misalnya saat lu pengen..lu harus muter2 dulu dimana kira2 ada yang mangkal. karena datangnya penjual rujak beubek bagaikan datangnya topan yang orang awam gak mampu langsung prediksi. he..he…beruntung kalo emang lagi pusing, panas, duduk di teras lalu lewatlah si tukang rujak beubek. termasuk weekend kemaren, sepulang dari toko buku dengan dua orang temen yang nyusul ke botani, kita senang bukan main ketemu si pedagang rujak ini di pekarangan kampus IPB. maka keluarlah nada hantaman alu mem-beubek rujak pesanan. yummy…magrib2 makan rujak.pamali!!! katanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s