toTo cHaN – gadis cilik di jendela

toto-chanBuku ini gue baca udah beberapa tahun yang lalu. tertarik karena ada temen yang punya dan bawa ke kampus dan bacanya gantian pada pinjem. sekilas baca bukunya gue langsung tertarik, saking tertariknya gue gak memilih untuk pinjem ke temen tapi bersikeras untuk beli sendiri dan puas baca. tapi ternyata butuh waktu sangat lama sejak declare mau beli buku tersebut sampe “bener2 beli”. Entah kenapa dulu itu sulit banget buat gue untuk beli buku ini ..he..he..karena seringkali makanan lebih menarik dari sebuah buku dan kesanalah budget terbesar bertaburan.

buku ini ceritain kisah anak yang bernama Tetsuko Kuroyanagi yang sedikit “berbeda” dengan anak yang lain. berbeda bukan berarti yang lain gak sama..tapi menurut gue toto chan adalah salah satu anak yang mampu untuk tidak menutupi keingintahuannya. menarik..bahkan toto chan ampe dikeluarin dari sekolahnya yang pertama.

Toto chan anak yang tertantang hal – hal lain, disaat gurunya menerangkan dengan begitu membosankan (definisi lain dari arti kata tidak memuaskan untuk toto chan), toto chan lebih tertarik melepar pandangannya keluar jendela. beruntunglah selanjutnya toto chan akhirnya masuk ke sekolah unik yang dikepalai oleh Sosaku Kobayashi. sekolah yang tidak menerapkan aturan2 yang terlalu baku seperti sekolah pada umumnya. Toto chan senang bisa bersekolah disini, dia menemukan kegiatan belajar yang sangat menarik dan tetap belajar banyak hal terutama dari sang kepala sekolah.

buku ini menarik untuk kita baca, terutama untuk para orang tua dengan anak seusia Toto Chan atau para pengajar atau bahkan lajang usia kita. kita belajar banyak dari buku ini mengenai apa yang bersarang di kepala anak – anak sekecil itu, sambil membayangkan apa kita juga mandapatkan atau berani melakukan hal – hal yang toto chan kerap berani lakukan.

kenangan sendiri :

Kadang gue jadi inget waktu kecil..dari usia kecil gue bukan termasuk anak – anak yang selalu tunduk terhadap keinginan orang dewasa, gue juga kadang melakukan apa yang mau gue lakukan. misal kenangan yang bertahun – tahun hingga sekarang kerap jadi cerita yang selalu diangkat oleh ibu gue adalah “bentakan” yang gue terima saat gue ada dikelas 1 SD dihari kedua gue masuk sekolah pertama kali. waah..dihari kedua gue udah kena marah karena gue yang duduk di belakang memilih gak dengerin guru gue yang di depan kelas yang belakangan gue tau dia paling galak di sekolah. dan teriakan guru itu manggil nama gue sampe kedengeran ke luar kelas oleh ibu2 yang nungguin anak dan ibu gue melonjak kaget sampe berdiri mengintip ke dalam kelas. itu semua karena gue saat itu sibuk kenalan ama temen cewe yang duduk di depan gue dan kemarin hari pertama dia belum hadir. namanya Yuni dan dia jadi temen deket gue seterusnya sampe SMP. he..he.. abislah gue ama ibu gue sepanjang jalan pulang diocehin lagi.

inget juga ama kelakuan di TK, saat kota bogor ini musim hujan..bumi tampak akan sedikit basah. lu tau kan kursi bulat di TK yang kita duduk didalamnya dan memutar kemudi bersama – sama dengan temen secara melingkar dan kursi pun akan memutar??disaat orang – orang berebut duduk didalamnya, gue lebih memilih berdiri di luarnya dan berlari sekuat tenaga untuk memutarnya dengan berdiri di luar.saking  kuatnya lari gue sampe terlempar ke kubangan lumpur sisa hujan semalam dan penuh lumpurlah gue. dan gue habisin hari itu dengan make baju anaknya penjaga sekolah yang gak matching banget ama kepribadian gue.

kenakalan gue yang paling bikin geleng – geleng adalah kalo gue pergi ke sekolah madrasah (kalo di SD gue kelas 2, maka di madrasah gue kelas 1 sampe kelas 6). siang – siang saat pandangan ibu gue anter gue ke sekolah madrasah,kata ibu gue sepanjang jalan gue akan nendang – nendang batu sepanjang jalan karena gak mau pergi karena biasanya lagi hot main sepulang sekolah. dan seringkali sesaat setelah pandangan ibu gue dah berpindah..gue berputar ke jalan lain dan malah main di rumah nenek (adiknya kakek gue). naik pohon jambu, nemenin nenek gue bikin kue lapis yang masih pake kayu bakar dan gue duduk manis di atas dipan dapur, makan pepes usus buatannya dan minum di gelas kaleng dengan motif army, bahkan tidur siang dan akan pulang setelah jam madrasah pulang. dan hebatnya gue, gue bisa bikin nenek gue itu tutup mulut gak ngadu ke ibu gue untuk sekian lama. sampe akhirnya ketauan dan ibu gue bangunin gue yang lagi ketiduran kekenyangan makan di atas kursi lengkap dengan baju seragam madrasah gue. he…he…gue emang bandel tapi gue ranking 2 atau 3 loh di madrasah dan kalo kenaikan kelas ke penggung terus dapet piagam. tapi gue pernah kena getahnya waktu babak belur jatoh dari pohon jambu biji akibat kaget ama suara nenek gue dateng, karena dia paling gak suka ada orang metik buah dan makan di atas pohon kayak “kalong” katanya.

3 thoughts on “toTo cHaN – gadis cilik di jendela

  1. Aku sudah baca buku ini dalam dua versi terjemahan (dengan dua penerbit yang berbeda).
    Isinya memang sangat mengesankan. Mungkin di situlah letak rahasia kesuksesan Jepang yang cepat bangkit dari keterpurukan selepas kekalahan di Perang Dunia II.
    Btw, Obenk dapet inspirasi apakah dari buku tsb utk kepentingan ngeblog?

  2. “Btw, Obenk dapet inspirasi apakah dari buku tsb utk kepentingan ngeblog?”

    maksudnya pak??? pertanyaan bapak agak sedikit ambigu untuk saya jawab…

    bisa diulang maksud pertanyaannya pak???he..he..makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s