insya Allah

 

Ucapan insya Allah, kita semua tau termasuk salah satu ucapan yang paling sering terdengar setiap hari bukan? hampir setiap dari kita pasti pernah bahkan sering mengucapkannya..ucapan2 yang kita para muslim sering mengucapkannya pada saat kita mengucapkan janji atau meyakinkan pihak lain bahwa kita akan melakukan sesuatu di lain waktu.

secara arti insya Allah tuh kan “Jika Allah Menghendaki”..maksudnya kira – kira kalo gue gak salah adalah bahwa apapun yang kita rencanakan untuk dilakukan di waktu yang akan datang selain karena keinginan kita sendiri tentunya juga bergantung pada kehendak Allah (mohon luruskan kalo gue salah). kita semua tau, kalo segala tindak tanduk kita gak luput dari pengawasan Tuhan Sang Pencipta..mungkin maksudnya bahwa secara yakin kita mengakui bahwa Allah itu ada dan kita gak mungkin menjanjikan sesuatu dengan meminggirkan peran Allah dalam hal yang belum terjadi terutama di masa depan yang kita gak berkuasa penuh akan kepastian tentangnya.

 

 

Tapi pada praktek sehari – hari gak jarang juga kita temuin  insya Allah yang diucapin oleh orang – orang sekitar kita maknanya gak menuju kesana. kadang kedengerannya  seperti ucapan :

 

gimana nanti ya“,

gue sih niat, tapi kalo Allah gak berkenan gue gak bisa apa2 ya“,

 

lebih kasar lagi bahkan bisa berarti

gue gak janji ya“.

 

gue sih gak ngomong untuk orang lain aja, bahkan gue sendiri kadang juga tanpa sadar mengucapkan Insya Allah dengan makna demikian. kadang kita malah jadi sembunyi dibalik ucapan tersebut, menutupi bahwa kita gak berniat berusaha sekuat tenaga, masih fikir2, gimana nanti aja, dll.

 

Saking ambigunya maksud dari ucapan Insya Allah yang dilontarkan orang – orang, kadang gue akan bertanya kembali ke seseorang yang mengatakan janji dengan menyertakan ucapan insya Allah:

 

“INSYA ALLAHNYA VERSI ARAB APA VERSI INDONESIA?”.

 

lucu juga, terasa pertanyaan tadi akan memunculkan pertanyaan kembali, memang bedanya apa?, tapi  gak perlu dipertanyakan lebih jauh, toh pertanyaan itu cuma upaya gue meyakinkan makna insya Allah yang mana yang sedang digunakan, dengan asumsi versi arab adalah versi yang sesungguhnya seperti yang dituliskan di atas.

 

bicara tentang makna insya Allah, di suatu sore di toko buku ada buku humor islami yang gue baca, sederhana tapi cukup menggelitik..siapapun yang baca mungkin akan senyum hingga menyungging karena hampir masing2 dari kita bisa tersindir. Begini ceritanya:

Ada seseorang memesan sesuatu (gue lupa, jahitan baju apa pesanan yang lain). Yang punya usaha mengatakan ke pemesan :

 

insya Allah seminggu selesai“.

 

maka seminggu kemudian, pemesan dateng lagi dengan harapan pesanannya udah jadi. ternyata belum, dan lagi – lagi dijanjikan:

 

insya Allah tiga hari dari hari ini deh

 

nah ternyata balik lagi dalam 3 hari juga masih belum selesai, orang tersebut mengutarakan berbagai macam alasan agar sang pemesan maklum.Mungkin karena kesal dengan berbagai macam alasan, pemesan tadi akhirnya bertanya balik:

 

gini deh pak, sebenernya kalo Allah gak ikut campur bapak ini sanggup menyelesaikan pesananan saya berapa lama?!”

 

🙂 mari mulai sekarang kita kembali gunakan makna insya Allah yang versi arab aja..biar makna Insya Allah gak melebar dan menyesat kemana – mana, bahkan jangan sampe ucapan Insya Allah menjadi ucapan yang tidak bernilai lagi akibat dari penyalahgunaan kita sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s